Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perangkap Cinta Sang CEO

Perangkap Cinta Sang CEO

Ia tersenyum dan melepaskan pegangannya pada Malikha. "Tidak buruk untuk pemula." Aidan tersenyum lalu membuka sebuah koper dan mengambil senjata laras panjang. Mata Malikha membesar saat melihat senjata berat seperti itu. Target sudah dipasang begitu jauh dari mereka berdiri. Beberapa buah kaleng minuman soda yang diletakkan saling menidih.
8.823.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Doa

Mencintai dalam Doa

Ia mulai kebingungan, bagaimana caranya ia keluar? Mungkin ada sekitar 30 menit lamanya mulut Auora terus menyebut nama Tuhannya dengan doa-doa kasih. Hidup yang selama ini benar-benar berubah. Dirinya dilimpahkan kekayaan, tapi tidak dengan kenyamanan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Sela Kirishima, melipat tangan, merasa paling pintar. "Hah? Segitu saja pemahamanmu? Dia juga punya banyak senjata, seperti CJ GTA San Andreas, senjata besar keluar dari sakunya. Teroris pengebom kuil tidak mungkin mengirimkan robot sekeren, dan semenakutkan itu hanya untuk meledakkan sebuah kuil kuno."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

“Kadang, musuh paling berbahaya bukan yang menodongkan senjata… tapi yang membuatmu ragu.” Ledakan tadi masih menggema di telinga Dewi. Debu beterbangan, potongan batu kuil runtuh menimpa lantai. Drone besar berputar di atas lubang atap, lampu sorotnya menusuk mata. “JATUHKAN SENJATAMU, DEWI RAHMAN!” suara mekanis dari pengerasnya memecah udara. “INI PERINTAH TERAKHIR!”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Karena mereka berdua tahu, jika kata mati itu menjadi kenyataan, maka bukan hanya satu nyawa yang hilang, melainkan keseimbangan seluruh kekaisaran. Pendeta di dalam ruangan itu terus merapalkan doa yang hampir tidak pernah ia ucapkan sepanjang hidupnya. Kalimat-kalimat suci itu terasa berat di lidah, asing, dan dipenuhi kewaspadaan, karena doa tersebut bukan sekadar permohonan pada cahaya, melainkan seruan perang. Ini adalah doa terburuk. Doa yang hanya digunakan ketika kutukan kuno bangkit, ketika sumbernya bukan penyakit, bukan racun, bukan ilmu hitam biasa, melainkan iblis itu sendiri.
9.6416.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.1K kali sebagai doa senjata orang mukmin
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Sentuhan pertama mereka dalam balutan kata halal. Sizy melepas tangan Arjuna, lalu tangan kanan pria itu berpindah ke kepalanya, sementara tangan kirinya menggantung di udara. Dan dengan lembut ia merapalkan doa yang dihafalkannya sejak sepekan terakhir ini. "Allahumma inni as’aluka khayraha wa khayra maa jabaltaha ‘alayh, wa a’udzu bika min sharriha wa sharri maa jabaltaha ‘alayh."
9.99.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Dada pria itu membusung, seolah kemenangan sudah berada dalam genggamannya. Senja mengusap kulit kepalanya yang perih, matanya melirik Gun yang berdiri kaku di depan pintu. "Semua orang punya titik lemah, Om Bas. Pak Gun pasti juga punya, kan?" Bas hanya mendengus meremehkan. "Tidak ada kelemahan bagi senjata yang sudah diasah dengan benar, Nona Kahlani," kekehnya sinis. Gun menendang pintu utama hingga terbuka lebar, langsung memasang kuda-kuda siaga untuk mengantisipasi serangan balik dari dalam.
10891 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

“Ambil semua senjata dari gudang senjata dewan jika perlu. Selimut, bukan pisau.” “Itu adalah persediaan suci,” seseorang memprotes secara otomatis. “Itu hanya simbol kosong,” jawab Mikail, dan itu bukan kemarahan. Itu adalah perhitungan. “Gunakan saja.” Tidak ada yang membantah.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Ignar terdiam dan memainkan remote televisi. “Menurutku, perbedaan pendapat sama ortu emang ngeselin, sih. Tapi mendingan gitu dari pada aku? Cuman punya satu orang tua aja, yaitu mama, dan nggak pernah ngerasain berantem sama bokap.” Simpati itu mengalir begitu saja dalam hati Ignar. “Bokap kemana?” “Meninggal dalam tugas. Dia tentara dan kebetulan tugas di Aceh waktu itu. Hanya karena dia bukan muslim, jadi sasaran teroris. Yah, nasib. Tapi aku bahagia kok hidup sama mama.”
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 971 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

"Mereka meletakkan sebuah busur besar di tanganku yang masih kecil saat itu. Busur yang beratnya hampir membuat lenganku patah. Di sampingku, seorang instruktur militer bertubuh raksasa berdiri dengan cambuk di tangannya. Dia menunjuk ke arah lapangan terbuka di mana para tawanan itu dipaksa berlari seperti kelinci yang ketakutan. 'Lepaskan anak panahmu! Jika kamu meleset, atau kamu ragu untuk menembus dada mereka, maka cambuk ini yang akan merobek kulit punggungmu sampai mati!' begitulah teriakan yang bergema di telingaku." Hao Yu mencengkeram busurnya begitu kuat hingga jalinan urat di lengannya menonjol. "Aku menolak. Aku menangis dan menjatuhkan busur itu ke tanah. Bagiku, orang-orang it
10577 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai doa senjata orang mukmin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status