Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Tanpa sadar, suasana hati Baskara mulai sedikit tenang. Akhirnya, senyum muncul di wajahnya. “Anakmu lucu. Aku juga punya se...” Tatapan Baskara meredup, seolah tak percaya kata-kata itu benar-benar keluar tanpa sadar dari mulutnya. “Kamu bilang apa?” tanya perempuan itu, tak mendengar jelas. Baskara pun tersadar. Sorot matanya berkilat sesaat.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

desisnya. “Ada apa, Dianne? Jangan main tebak-tebakan, I don’t like beating around the bush!” (Idiom : tidak mau membuang-buang waktu membicarakan hal tidak penting.) “Lupakan,” Dianne menggeleng. “Oh ya, kotak kayunya kusimpan. Tapi aku tidak akan memberikannya dulu padamu. Ibuku berpesan untuk memberikannya padamu setelah kau melakukan transfer ke nenek.”
1098.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai don't say a word
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Pati Toba
Bagi yg baru berkunjung ke beranda cerita ini dan berniat utk mulai membaca bab 1 nya, kalian berada di jalur yg tepat. Pokoke dijamin gak bakal nyesal deh. Romantisnya dapet, actionnya dapet (serasa nonton film beneran), komedinya jg ada. Pokoknya author sgt pintar mengolah jln ceritanya.
reefisme
Dear ReeFellows!! Author sudah luncurkan buku baru ya... Silakan klik profil Author, atau lakukan pencarian dengan judul "DIBALIK KEMUDI SANG PEMEGANG KENDALI". Hope you will enjoy it as much. Happy reading!! 17.02.25
Baca Semua Ulasan
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

"Aamiin, terima kasih atas doanya." Anto mengangguk, ia ikut tersenyum. "Baiklah, kamu boleh pergi. Makasih udah mau meluangkan waktu berbicara denganku dan maaf jika berbicara hal sensitif di tempat terbuka seperti ini." "Ngga papa kok" balas Kayla ramah. "Yaudah, aku ke kelas dulu ya." "Oke." 🌼🌼🌼
18.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 611 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

Jam segitu, jam yang sama sekali tidak wajar untuk seorang pengacara mengirim pesan apa pun. Isinya cuma satu baris pendek, tanpa penjelasan, tanpa satu pun detail tambahan yang bisa Malik pahami sendiri malam itu juga. ‘Telepon aku sebelum kamu berangkat kerja, Malik. Sebelum, bukan sesudah.’
1050.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

Tanpa emosi, tanpa pembelaan. “Apa maksudmu … sudah melakukannya?” suara Violet rendah, nyaris bergetar. Jay tidak mengalihkan pandangan. Tatapannya lurus dan tegak. “Artinya literal,” jawabnya singkat. “Saya nggak akan menggunakan kata itu kalau tidak benar.”
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

“Kalau kamu tidak tahu apa yang kamu bicarakan tutup mulutmu, Dona.” Suasana tiba-tiba terasa lebih berat, penuh ketegangan yang tidak lagi bisa disembunyikan. Dona yang biasanya tak segan menguji batas orang lain, mendapati dirinya kehilangan kata-kata di bawah tatapan Silvi. Hening menyelimuti ruangan, hanya tersisa dentingan suara ketikan keyboard yang terasa semakin tajam. Dona menelan ludah, hingga akhirnya Silvi membalikkan tubuhnya, mengakhiri percakapan mereka tanpa kata.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
No One

No One

Part ini gaada konflik dan yap aku ga pengen kalian semua pusing dulu wkwkwkkw tolong beri aku komentar agar aku bisa semangat dan mungkin ada hal2 yang bisa aku perbaiki dari chap-2 ini! see you on next chapter!! <3 lilly 07/28/2021
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Without You

Without You

"Aa sebenarnya ke mana? Jawab jujur! Gue tahu Aa pasti gak baik-baik aja." Reina menghela napas ketika sang kakak memilih diam tak bersuara. Jelas sudah sekarang kalau terjadi sesuatu pada kakak sulungnya. Reina tidak tahu apa, tapi sepertinya tidak begitu baik. "A, tunggu kita pulang. Jangan ngelakuin hal bego. Ingat, jarang ada orang yang lolos dua kali dari maut!" ***
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Go Away

Go Away

sahut Diana, pelan, menggigit bibir bawah kenyalnya. "Mwo?" Chanyeon melipat keningnya lagi. Lalu bersegera melempar coat bau amis itu ke pundak Diana. "Aish! Kenapa kau tak mengatakannya sebelum aku ambil? Tanganku jadi kotor begini, 'kan?" Diana malas menyuara, memilih melipat dahinya. Bagaimana bisa mencegah, kau yang tergesa-gesa so' apatis, heh?!
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Not a Week

Not a Week

Ini kali kedua Dave membentak seseorang. Panas. Mendengar nama saja sudah tidak suka. Donna mengeluarkan jurus andalannya. "Selalu saja Taylor! Aku muak! Aku ingin mengundurkan diri saja!" Lengan Donna ditahan oleh Dave dengan erat. Ini kesekian kali Dave menolak pengunduran diri Donna. "Kamu tidak bisa asal mengundurkan diri. Akan kuantar pulang sampai rumahmu."
9.95.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai don't say a word
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status