Nilakandi
Ia bahkan memompa sendiri balon warna-warni yang menghiasi seisi ruangan.
Nilakandi sedang berada di galeri seni kecil miliknya, hadiah ulang tahun dari sang ayah. Ayah, Ibu, dan sahabatnya-Luna-akan merayakan ulang tahunnya yang ketujuh belas disana, sesuai wishlist yang sebelumnya ia buat.
Bersamaan dengan balon terakhir yang Nilakandi ikat, ponselnya berdering, menampakkan nama “ayah terhebat” di layarnya.
Bab Populer