Selìni
Ia tak bertanya alasannya, menyadari tebalnya lumut meski mengenakan alas kaki dengan sol tebal.
Sangat licin dan berbahaya kalau tergelincir.
Eleanor mendesis, "Calum, perasaanku tidak enak."
Kepala lelaki itu sedikit menoleh ke belakang, tapi tak sepenuhnya menatap Elea, "Perasaanmu saja. Siapa saja bisa merasakan perasaan tidak enak dan tak nyaman jika melewati tempat seperti ini– pengap dan gelap seperti tak ada kehidupan. Aku akan berjalan lebih cepat jadi pegang tasku."
Bab Populer