Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Dia meletakkan aluminium itu kembali ke meja dengan bunyi klotak. ​"Tepat. Itu yang disebut Variabel Kosong," jelas Brata. "Tabel hidupnya penuh. Kolom Karir terisi. Kolom Istri terisi. Kolom Anak terisi. Secara data, dia lengkap. Tapi ada satu variabel laten yang nilainya nol. Kosong." ​"Variabel apa?" ​"Variabel Gairah," jawab Brata. "Atau kalau pake bahasa novel picisan kamu: Cinta."
2.0K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as empty adalah
Read
+Library
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Kolom kanan: Pemilik Akhir Tanggung Jawab. Kolom kanan itu hampir sepenuhnya kosong. Bukan karena datanya hilang, melainkan karena dalam setiap proses yang bermasalah, tidak pernah ada satu nama pun yang berani mengklaim kepemilikan keputusan tersebut. Clara tidak menuliskan pertanyaan retoris tentang kekosongan itu. Ia membiarkan pola sel-sel yang kosong itu berbicara sendiri kepada siapa pun yang membacanya. Menjelang siang, sebuah email masuk dari departemen hukum. Subjeknya terdengar sangat ramah: Klarifikasi Teknis Laporan. Isinya singkat namun penuh dengan ranjau kata-kata.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as empty adalah
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

“Ini bukan sekadar celah spasial. Ini... serpihan dari Dimensi Retak.” Nevertari mengerutkan alis. “Apa itu?” Evelyn menatap langit, lalu menjelaskan dengan suara rendah. “Dimensi Retak... adalah ruang di antara dimensi. Tempat semua ‘sisa’ realita yang gagal, tertolak, atau dibuang berkumpul. Bukan dunia mati. Tapi dunia penuh ilusi yang tak pernah selesai.” “Tempat lahirnya Void?” tanya Namira pelan.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as empty adalah
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Dan yang lebih penting, apakah ia ramah? Panggilan pola kekosongan itu terus berulang, teratur, seperti denyut nadi dari kehampaan. Wa Lang memutuskan untuk merespons. Tapi bukan dengan kata-kata atau proyeksi kesadaran biasa—itu seperti berteriak ke dalam ruang kosong. Mereka harus menjawab dengan bahasa yang sama: bahasa dari apa yang tidak dikatakan.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as empty adalah
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Kaelira memeluk erat anaknya, merasa suhu udara berubah menjadi sedingin pertanyaan yang tak terjawab. Lyrian menjawab pelan, nyaris seperti doa yang terlambat: “Dia… adalah Lembar Kosong. Satu yang tak pernah ditulis. Takdir yang tak pernah dipertimbangkan… karena bahkan para dewa takut dengan keberadaannya.” Lembar Kosong menatap bayi itu. Bukan dengan niat membunuh. Bukan dengan amarah. Melainkan… rasa ingin tahu.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as empty adalah
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Getarannya membuat abu patung batu beterbangan, menyelimuti tubuh Naira seperti kabut dingin. Tiba-tiba, simbol terakhir yang selama ini menyala di bawah tulang selangkanya padam. Kulitnya bersih, tapi terasa kosong. Bukan lega—melainkan kehilangan sesuatu yang tak bisa dijelaskan. “Aku… kosong,” gumamnya. Revan menatap dengan sorot aneh, seolah kasihan tapi juga… puas. “Kosong bukan berarti mati. Kosong artinya siap diisi. Dan pintu terakhir menunggu wadah yang kosong.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as empty adalah
Read
+Library
Bersama Tanpa Terpaksa

Bersama Tanpa Terpaksa

Usai membelikan sarapan, Eleanora datang ke kamar Devan yang ternyata kosong tidak ada penghuninya. Eleanora menunggu, mungkin sedang keluar beli makan atau lainnya. Namun, sampai tengah hari Devan tak kunjung datang. Ia sudah menghubungi tapi tidak ada respon. Eleanora jadi bingung Devan pergi ke mana.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as empty adalah
Read
+Library
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Endra Adiwijaya, Ayah dari Reiko yang berjalan sambil memegang beberapa perabotan, seperti sandaran kursi ruang tamu dan menatap tempat itu, belum menuju dapur dan membuka lemari pendingin. "Tidak ada makanan apa pun di sini kecuali hanya makanan kemasan dan isi kulkas ini juga menandakan kalau tidak ada orang yang tinggal di sini." Tidak ada fresh food. Yang ditemukan hanya snack, superfood, dan air minum. Aida memang tidak membelanjakan apa pun untuk apartemen itu. Dia jarang tinggal di sana dan kalau pun datang, saat dirinya mampir ke kampus saja.
967.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as empty adalah
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
Ellipsis

Ellipsis

papar Kombes Pol Joko Perwiro, kepala Dir Tahanan dan Barang Bukti. "Ellipsis?" "Tanda baca yang terdiri dari tiga titik, digunakan untuk menghilangkan sebuah kata, frasa, baris atau paragraf dari sebuah kutipan langsung dan untuk memutus suatu kutipan perkataan." "Jadi, apa artinya tanda ini bagi pelaku? Apa ada yang tahu apa motif pelaku meninggalkan tanda ini?" Hening. Tak ada yang menjawab. Irjen Ketut menghela napas dalam-dalam. "Ada yang lain?"
103.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as empty adalah
Read
+Library
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Sambutan hangat langsung terdengar ketika sambungan itu diangkat. "Waalaikumsalam. Maaf, tadi saya tidak sempat angkat telepon Ustad. Pas mau saya angkat sudah lebih dulu mati." Raid beralaskan. Jangan heran jika Raid bisa menjawab salam Ustad Abdul dengan sangat lugas meski non muslim. Bukankah itu memang bukan hal yang tabu? "Ah, saya mengerti." Raid mengambil duduk nyaman di ruang kerjanya. Lalu memberikan kode agar anak-anak buahnya yang ada di ruangan itu pergi sejenak.
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 529 Times as empty adalah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status