Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Tiga Tahun Pernikahan

Setelah Tiga Tahun Pernikahan

"Aduh, maaf, maaf saya gak sengaja," ucapku tak enak sambil sedikit membungkuk. Namun, begitu mata kami bertemu membuatku langsung terkejut. "Kamu?" ucapnya yang juga tak kalah terkejut. Lalu, secepat mungkin ia langsung kembali menguasai diri. Cepat juga dia menguasai dirinya. "Maaf!" ucapku, dan langsung melangkah pergi.
1081.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

"Excuse me ...." (permisi) Suara seorang cabin crew datang mengejutkan. Kami sontak menoleh. "Please don't make a fuss," sambungnya lagi. Lagi dan lagi. Ini seperti kebetulan yang diatur oleh Tuhan. Setiap kali aku akan bicara, ada saja sesuatu yang menahannya. Mungkin kah memang aku harus menutupnya rapat-rapat ya, Allah?
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Terkadang Cinta Itu Pilu

Terkadang Cinta Itu Pilu

"Maaf, aku yang sudah mengganggu." Sebelum Evan berbicara, aku berbicara lebih dulu. Setelah selesai mengatakan ini, aku langsung berjalan ke luar tanpa menoleh. Namun, karena berjalan dengan terlalu tergesa-gesa, aku tidak memperhatikan truk kecil yang melaju ke arahku.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Dosa Dibalik Cadar

Dosa Dibalik Cadar

Memalukan. “Pecah, nggak?” “Ngga...ngga pecah,” lagi lagi aku mengelak ucapannya. Padahal aku tak memastikannya pecah betulan atau tidak. Meski tak dipungkiri kekhawatiranku muncul, sebab bunyi jatuh tadi sangat nyaring. “Maaf ya, lagi-lagi saya mengganggu waktumu. Padahal mungkin kamu sedang menikmati weekend.”
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
SaDriS

SaDriS

“Aku gak emosi yank kan Kowe Yo ngerti nk emang lehku ngomong koyok nguno,dan aku Yo nyesel wis ngomong nguno Nok awakmu,dan aku janji GK bakalan ngomong koyok nguno mneh” “Uwislah gausah didebatke meneh, sing wis terjadi yo uwis,Aku ngerti omonganmu koyo ngunu tapi sak orake ngeti kondisi lah tekmu omong, aku Cuma omong hilih malah tekan ndi2, Wong tuo ku wae gatau omong koyo ngunu,Aku iso noleransi opo wae kesalahanmu tapi gawe iki sepurane aku gaiso” “Hiyo yank maap,Nggo Iki emang aku sing salah,Wehi kesempatan aku nggo sing terakhir kaline,Gabakalan aku ngomong kok nguno mneh Nok awakmu”
9.62.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Ditinggal Suami Dinikahi Bos

Ditinggal Suami Dinikahi Bos

Bos pun membalikkan badan. "Itu artinya di masa itu kamu tidak boleh terlambat walau sekali. Dan hari ini saat saya melakukan kunjungan dengan sangat nyaman seorang admin penjualan justru terlambat. Saya paling tidak suka." Aku tak berani menatapnya. Ini semua memang salahku. Dan aku pantas mendapatkan konsekuensi. "Maaf, Pak. Saya janji tidak akan mengulangi lagi." "Maaf? Apa maaf bisa mengembalikan dua jam keterlambatanmu?" Suara Bos mulai meninggi.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

Kataku gugup. “Baru pertama kali ke apartemen ini?” Aku mengangguk. “Apakah kamu ada janji bisnis? Atau janji yang mengenakkan?” tanyanya dengan tatapan mesum. “Maaf, saya ada janji bertemu dengan teman saya. Maaf,” kataku lalu melihat ke jam tanganku. “Saya terlambat. Maafkan saya.” Kataku sambil menunduk. “Hum. Pergilah. “
95.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Namun aku juga tahu, diam terlalu lama hanya akan membuat semuanya lebih buruk. Aku menelan ludah, mencoba mengatakan sesuatu yang sejak lama ingin kukatakan padanya. “Maaf.” Adel langsung menoleh ke arahku, dan aku membalas tatapannya tanpa ragu. “Maaf, karena aku sudah membawamu terlalu jauh.”
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

jawabku saking bingung harus mengatakan alasan apa. "Oh, tidak apa-apa. Aku pikir terjadi sesuatu. Syukurlah kalau memang tidak ada apa-apa," timpalnya tak kalah pelan dari sebelumnya. "Ya, sudah kalau gitu, Mas. Aku tutup dulu. Maaf sudah mengganggu," sahutku dengan jantung berdebar.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Tenggorokanku tercekat, dan aku menelan ludah dengan gugup. “Saya benar-benar minta maaf, Pak. Itu murni kecelakaan. Saya janji nggak akan—” “Tidak akan terlambat lagi?” katanya pelan, memotong ucapanku, lalu perlahan berbalik menghadapku.
10900 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai excuse me if i spoke too soon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status