FALLING FOR THE BEAST
Sontak, layar itu mati sekaligus menjadi benda terakhir yang hancur, mengikuti ruang kerja Aiden yang sudah hancur lebih dulu.
Pecahan kaca di mana-mana. Kursi yang terbalik. Benda-benda yang berserakan. Berengsek! Aiden mengepalkan tangannya di atas meja, begitu keras hingga buku-buku jemarinya memutih. Napasnya terengah, darah menggelegak dengan kemeja berantakan, bahkan beberapa kancing hilang.
Berengsek! Bukan seperti ini yang Aiden inginkan.