Terjebak Trauma Sang Duda
Namun, atmosfer yang helainya hantarkan memberiku lagu luka.
Ini tempat apa, sih, sebenarnya? Tanpa sadar, hatiku mendumal sebelum terkesiap karena benturan kaca dan lantai amat memekakkan. Setelahnya, pekikan-pekikan nyaring seorang pria yang disanggah dengan isak tangis pilu menggetarkan jiwa dan ragaku. Tidak tahu pasti apa yang ada di ujung lorong sana, tapi mengapa aku gemetar dan ketakutan?
Cukup, Mas! Sampai kapan kau menyiksa kami? Suara itu berisi isak tangis, terdengar amat memilukan, penyebab dada ini berdenyut kesakitan.
Hot Chapters