Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan
“Di kampung kita, sudah susah nyari. Orang-orang rebutan sampai ke akar-akarnya. Di sini tinggal ambil, luar biasa.”
Jolie ikut menanggapi, “Ya, kampung kita cuma bukit kecil, dan banyak rumah. Mau sebanyak apa pun sayuran, pasti habis digali. Tapi lihat gunung di sini—seluas mata memandang. Bahkan kalau seluruh desa kita datang, nggak bakal habis-habis sayuran di gunung ini.”
“Iya, kamu benar,” sahut ibunya. “Pegunungan punya kelebihannya sendiri. Kalau lagi susah makan, masih bisa andalkan sayuran dan hewan liar di sini. Nggak akan sampai kelaparan.”
Hot Chapters