Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TRASHY

TRASHY

💔 Terimakasih sudah menyimak GodBless #staysafe
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Dadanya terasa sesak dan dihantui oleh perasaan bersalah karena telah membohongi ibunya. "Maafkan Nindi, Bu. Ini semua buat kebaikan kita, Nindi nggak mau lihat Ibu sedih lagi." ~ Di dalam rumah mewah bergaya Eropa, terdapat dua orang laki-laki yang sedang duduk berhadapan bermain catur di ruang keluarga. "Eh?! Kok Papa curang, sih?" Eiden berteriak frustrasi saat melihat kekalahan dirinya yang sudah ke lima kali oleh papanya, Ethan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

Dia ingin menggali informasi sebanyak mungkin dari Luke untuk mempermudah proses membunuhnya nanti. "Benar. Kau tahu tumbal paling apa yang mudah digunakan? Bayi siren. Mereka belum bisa melawan dan identitas mereka enggak terdaftar di negara. Enggak akan ada yang tahu mereka menghilang," kekeh Luke. Mutia menggigit bibir bawahnya. Entah mengapa dia merasa Luke sudah kehilangan sisi manusianya sejak dia menggunakan ilmu hitam itu. Mutia yakin jika dulu dia tidak akan tega melakukan hal seperti itu.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Hingga langkah Nadia terhenti disamping sebulan nisan mungil yang warna putihnya sudah pudar, telah tercampur dengan coklatnya tanah. Nadia melihat ke arah Ega. Dan Ega paham apa arti tatapan Nadia itu. Kemudian Ega mengambil langkah melewati Nadia yang masih berdiri, mendekat kearah nisan mungil itu, dan berjongkok di sampingnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Garis Keturunan yang Tercemar

Garis Keturunan yang Tercemar

Air mata di mataku sudah mengering, digantikan kebencian yang mengendap dalam-dalam. "Darren mengira dengan membunuhmu dan anak itu, dia bisa menutupi kebodohannya sendiri. Dia nggak tahu bahwa dia baru saja membangunkan seekor naga yang tertidur." Stephan menoleh menatapku. "Nyawa anak itu telah membersihkan ketidakadilan yang kamu alami. Sekarang, kamu akan membuat semua orang yang menyakitimu membayar harganya." "Oh ya," kata Stephan sambil berjalan ke pintu. "Darren mengira kamu benar-benar sudah mati. Saat ini, dia sedang berlutut di samping 'jasadmu', menangis."
12.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
MINE

MINE

"Dia kabur." "Dasar bodoh!" umpat Adam kesal. *** Kevin terbatuk begitu berhasil membuka pintu ruangan itu. Debu langsung beterbangan membuat ketiga pria itu terbatuk dan bergerak menghindar. Bagaimana bisa rumah mungil yang asri ini menyimpan tempat yang berbanding terbalik dari tampilannya, begitu kotor dan pengap. "Kamu yakin, Vin?" tanya Adam menatap ruangan gelap itu resah.
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Ethereal

Ethereal

Chelin Cheline Cheline Cheline Dialah yang membuat Tirtan berubah, dialah yang membuat Tirtan dengan tanpa ragu menamparnya seperti tadi. Cheline, jalang itu. "....Murahan." Tirtan menatap Wendy bingung. "Apa?" "Gadis murahan." Dengan ekspresi kaget, Tirtan mencengkram kembali pundak Wendy. "Wendy!" "Murahan murahan murahan murahan murahan!!!"
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

Kulit pisang, sampah lain, kotoran, dan air kencing di dalam kantong plastik keluar sehingga mengotori tubuh Filda. Sampah di dalam kantong plastik memang bercampur dengan kotoran dan air kencing. Hal ini karena Filda sangat sombong setelah mendapatkan uang. Dia merasa dirinya sudah bisa menikmati hidup. Filda makan di tempat tidur, bahkan dia buang air di dalam kantong plastik. Tindakan Filda memang tidak berperikemanusiaan. Selain itu, alasan Tirta tidak mengizinkan Farida masuk adalah banyak kotoran di dalam toko.
9.43.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113.4K kali sebagai filth
Tampilkan Ulasan (273)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

“Aku gak minta Kakak untuk tetap mencintai aku setelah apa yang terjadi sebelumnya.” “Meski aku kotor, Kakak gak berhak meminta aku untuk tetap bersama Bisma,” teriak Melati. “Aku gak peduli. Jika memang gak akan ada yang mau sama aku. Tapi, jangan paksa aku.” Maudi menggeleng. Dia tidak bermaksud seperti itu. “Jangan paksa aku untuk bisa sama Bisma. Aku tau aku kotor!” Melati menunduk, dia sudah tidak bisa menahan air matanya.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai filth
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status