Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Aku pasti akan mendapat banyak serangan fisik secara langsung, kalau berani muncul di lingkungan kampus lagi. "Tapi pihak penerbit juga udah narik, semua naskah novelku dari aplikasi baca mereka. Aku udah nggak punya uang, buat bayar biaya makan sehari-hari lagi besok." Tubuhku kembali merasa lemas, lalu aku menundukkan kepalaku untuk menatap lantai keramik yang kotor. Tiba-tiba, jari tangan kanan Argan menyentuh bagian bawah daguku dengan sentuhan pelan. Pria itu mengangkat wajahku ke atas, agar mataku kembali menatap lurus ke arah wajahnya.
825.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 775 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Terjebak Dalam Novel

Terjebak Dalam Novel

Tidak ingin memperumit masalah, pria itu memilih untuk kembali duduk di tempatnya semula dengan memangku laptop sembari mengetik konsep cerita untuk novelnya yang akan terbit sebulan lagi. "Seminggu lagi bakalan ada acara peresmian gedung baru di daerah Senayan. Di novel Secret Dark gue bakalan dibunuh Leo dan Sean setelah acara itu berlangsung," dengan tergesa-gesa Lilian kembali melanjutkan ucapannya setelah memposisikan diri duduk di samping Orea, "Gue gak bakalan mati saat itu 'kan? Gue bakalan tetap hidup 'kan?" Bukan tanpa maksud Lilian nekat menghampiri Orea dengan cara yang terbilang cukup ekstrim seperti yang terjadi barusan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Aroma kuno menyergap, campuran antara dupa tua, kayu lapuk, dan kematian. Ruangan di balik pintu itu sempit, berbentuk lingkaran. Di tengahnya berdiri sebuah altar batu yang kokoh, dihiasi pahatan perak yang berkilau meski tak ada cahaya. Dan di atasnya—sebuah buku hitam besar, bersampul logam yang memantulkan kilat pucat dari liontin Mei Lin. “Kitab Seribu Bayangan, atau setidaknya, salah satu pecahannya,” bisiknya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Canna berusaha menyembunyikan wajahnya yang memerah di balik bukunya. "... Canna." "Astaga! Ada apa lagi?" "Sepertinya itu bukan novel biasa, melainkan novel panas. Apa dugaanku benar?" Di detik itu juga, bola mata Canna melebar, hampir keluar dari songketnya. Buru-buru dia menutup buku dan menyembunyikannya di belakang. Dia sudah tidak tahan dengan wajahnya yang mulai merah seperti kepiting rebus.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Buku apa yang masuk ke dalam sebuah brankas bersama dengan banyak dokumen penting, uang, dan emas batangan? Pikiran Nova mencoba untuk tetap positif di tengan bayang-bayang menegangkan yang membuat bulu romanya berdiri. Ia memberanikan diri untuk mengeluarkan buku itu. Tepat ketika buku itu ada di depan matanya, meski ragu, pada akhirnya Nova membuka buku dengan sampul hitam dan noda merah di atasnya. Noda itu adalah noda bekas cairan, seperti cat namun memiliki aroma yang khas. “Sepertinya aku familiar dengan bau noda ini. Tapi kenapa ada noda di buku? Apa yang Angga simpan di dalamnya?”
1015.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Senyum kecil sempat terlukis di wajahnya. Senyum yang lahir karena kenangan. Namun beberapa detik kemudian, senyum itu perlahan memudar, digantikan tatapan kosong. Ia menggantungkan kembali gaun itu dengan sangat hati-hati. Tidak ingin meninggalkan satu lipatan pun yang berubah. Langkahnya kemudian mengarah ke rak buku. Di sana tersusun rapi puluhan novel klasik. Tangannya berhenti pada sebuah novel. Saat membuka halaman tengahnya, ia menemukan bunga lavender kering yang telah berubah kecokelatan terselip rapi sebagai pembatas buku.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
KURIR CINTA

KURIR CINTA

Dan yang lebih pastinya lagi karena Ode tahu persis bahwa di kamar Dido cuma ada tiga buku catatan saja sejak awal kuliah hingga sekarang. Dido memang sangat jarang mencatat materi kuliah. Jika tiba waktu ujian, Dido lebih sering meminjam buku catatan kuliah Ode. Satu-satunya buku yang paling dijaga dengan baik dan disampul rapi oleh Dido adalah buku yang bukan berisi tentang tulisan-tulisan penting atau tanda tangan dosen, melainkan buku kosong tanpa tulisan mata kuliah. Buku itu khusus berisi tempelan gambar cetakan foto-foto gadis cantik selama ospek. Itulah buku yang sangat menjadi masterpiece Dido. Buku yang sampul depannya tertulis sebagai buku catatan kuliah, namun pada halaman isinya
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Jingga berpadu dengan laut yang indah menutup sore terakhirku di Vancouver. Malamnya aku segera mengemasi barang-barangku, memasukkan beberapa suvenir yang sempat kubeli di toko buku. Aku sudah mengirim foto dari salah satu buku yang aku pilihkan untuk Alifa. Dan dia mengeluk kenapa aku membelikannya buku dengan gambar khas anak-anak, dia tidak tahu kalau aku sudah membelikannya tiga novel remaja dengan cerita petualangan yang hebat.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Ia harus ingat, ini adalah bagian dari pertaruhan besar. Bima berjalan mendekat, langkahnya pelan, seperti harimau yang mendekati mangsa. Tiba di hadapan Lidya, ia dengan tenang mengambil novel dari tangan Lidya. Jarinya menyentuh punggung buku, membaliknya, seolah ingin memeriksa cetakan harga atau nomor ISBN, tapi Lidya tahu ia sedang mencar-cari sesuatu yang lain. Ada kerutan halus di keningnya saat ia melihat sampul, lalu senyum meremehkan itu muncul lagi di bibirnya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Cinta untuk perempuan lainnya. Sore hari yang terselimut awan mendung, terlihat Eguh sedang berada di sebuah toko buku “Dunia Ilmu”. Eguh berjalan menuju ke rak buku yang berisi novel-novel. Dia mulai mencari dan melihat beberapa buku novel yang diinginkannya. Selesai Eguh memilih beberapa novel yang dia suka, dan menaruhnya ke dalam keranjang belanja. “Huffft, kayaknya udah cukup!” ucap Eguh pelan, lalu dia lanjut ke rak buku lainnya.
96.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai foto buku novel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status