GAIRAH MANTAN SUAMIKU YANG NAKAL
Seolah kalimat itu tidak benar-benar cocok keluar dari mulut pria yang kini berdiri di hadapannya—dingin, rapi, dan terlalu terkontrol.
Arga sendiri merasakan itu lebih dulu.
Satu detik setelah kata-kata itu keluar, ia sudah menyesalinya.
"Tidak," ujarnya cepat, terlalu cepat, seperti sedang menutup sesuatu yang baru saja bocor tanpa sengaja. Ia mengalihkan pandangan, rahangnya kembali mengeras. "Maksudku, apa ibuku mengatakan sesuatu padamu yang kurang pantas?"
Hot Chapters