Jelajah Jelita
Jelita melanjutkan pekerjaannya kembali.
“Hai, Ta. Ciee… gajian pertama, nih, ya. Mau kita hamburkan ke mana uang ini? Hahahaha, canda!” kata Abel yang sedang menghampiri Jelita ke mejanya.
“Eh, ada Kak Abel. Hamburkan ke mana, ya, enaknya? Gaji Kak Abel saja, yuk, aku bantu hambur-hamburkan buat beli martabak. Hahahaha. Kalau gajiku, sih, hanya numpang lewat saja, sudah aku transfer ke orang tuaku tadi pagi,” Jelita terkekeh.
Hot Chapters