Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir sang Nona Pewaris

Takdir sang Nona Pewaris

“Nyonya, ada yang bilang bahwa sebenarnya gelandangan itu adalah buronan yang kabur. Sudah lama berada di jalanan dengan kasus pelecehan berulang. Dia... gelandangan itu memiliki penyakit menular seksual sehingga tubuhnya memiliki banyak koreng.” “Apa?” Suran menutup mulutnya, kali ini dia benar-benar terkejut. Gelandangan saja sudah sangat memalukan, tai tidur dengan gelandangan dengan statusnya yang buronan kasus pelecehan dan ditambah memiliki penyakit menular seksual, ini sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Bruk! Ailin jatuh pingsan setelah mendengar itu, sementara Linira langsung menjauhkan tangannya dari Ailin.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Ibu Arini mendongak, menatap Juna dengan mata yang tampak sangat sayu dan dipenuhi gairah yang belum tuntas. "Saya menderita penyakit langka, Juna. Sesuatu yang hanya muncul jika saya terlalu lama menahannya," gumam Ibu Arini lirih. Juna semakin bingung, otaknya yang sudah mesum makin sulit diajak bekerja sama. "Pee…Penyakit apa, Bu? Butuh jamu kunyit asam saya?" tanya Juna dengan polosnya. Ibu Arini menggeleng, lalu menarik tangan Juna menuju ke arah pinggangnya yang ramping.
89.2K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

“Gini, Rin. Yang kamu tunjuk ini sebenarnya ….” Aurin mendengarkan dengan seksama apa sebabnya penyakit itu terjadi hingga 20 menit lamanya. Detail sebab dan akibat, ia pahami dengan betul. “Udah jelas?” “Udah,” kata Aurin. “Ayo makan lagi. Kali ini, aku yang traktir.” Zalina tak setuju. “Tapi—” “Gak ada debat, Za.” “Oke deh.”
1063.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Karena itu memang kissmark “Loh, Ain. Leher kamu kenapa? Kamu digigit serangga?” Sulit dijelaskan bagaimana respon yang ditunjukkan saat ini. Pipi yang sebelumya sempat luntur, kini kembali tegang. “Oh, ini … Anu, tadi digigit semut api, Bu. Ya, semut api,” balas Aini bernada gagap. Kartini memicing, ingin melihat lebih dekat, namun Aini segera meraih tangan ibunya, “Ngak papa kok, Bu… ntar juga hilang Aini kasih minyak telon.” Aini mengalihkan perhatian Kartini dengan meraih bahu beliau dan mengantarnya sampai pucuk tangga. Kartini yang masih ngak percaya mulai parnok dengan sikap sang putri. Namun, beliau memilih diam meskipun benaknya berkecamuk. Ada apa dengan kamu, Ain?
105.9K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Nafkah Batin Basi

Nafkah Batin Basi

Ada apa sebenarnya? Amelia memindai keadaan wanita itu dengan netranya. Wajah yang terlihat agak pucat itu mengernyit kencang di keningnya. Sepertinya dia tengah menderita suatu penayakit yang entah apa. Jejak kecantikan masih terlihat jelas di wajah itu. Perlahan mata yang terpejam mulai terbuka. “Ibu sedang terapi, Pak Daffin, tolong jangan diganggu dulu!”
10100.6K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

“Apa maksudmu?” Agatha tahu Erin tidak mengerti. “Ini baik untuk kesehatan kita. Dapat mengobati beberapa penyakit, seperti kehilangan penglihatan yang disebabkan oleh kekurangan yin ginjal. Dapat mengobati banyak penyakit. Singkatnya, itu baik. untuk tubuh." Erin langsung mengerti dan berkata sambil tersenyum: "Menyembuhkan penyakit adalah hal yang baik." Agatha mengangguk setuju.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Letnan Jendral, Rebut Kembali Hati Mantan Istrimu

Letnan Jendral, Rebut Kembali Hati Mantan Istrimu

Caption di bawah foto itu membuat tangan Aina gemetar, di sana tertulis 'Bersama orang yang berharga' dan di slide foto berikutnya adalah Jemari Celine yang memakai sebuah cincin berwarna silver dengan ukiran indah. Aina lantas berdiri duduknya, dia tiba-tiba merasa tidak lagi ingin pergi ke dokter. Dua langkah dari kursi tunggu, rasa pusing kembali menghampiri Aina, kepalanya sangat pusing hingga Aina merasa ubin yang dia pijak berputar dan tidak lama hingga kemudian tubuhnya limbung. Orang-orang di sekitar Aina berteriak kaget, langsung menghampiri wanita muda yang tiba-tiba pingsan itu.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 610 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Sentuhan Terlarang Dokter Tampan

Sentuhan Terlarang Dokter Tampan

Yang jelas, dia harus memberikan keturunan bagaimana pun caranya, meskipun harus berobat ke beberapa rumah sakit sekaligus, Airin akan lakukan. Setelah membereskan pecahan gelas tadi, Airin pun perlahan membuka laci meja riasnya. Lalu mengambil beberapa dokumen rekam medisnya. Masih teringat jelas perkataan dokter kemarin dalam benaknya. ‘Nyonya Airin, sepertinya sakit yang anda alami bukan disuria biasa.’ ‘Apa? Maksud dokter?’ tanya Airin, tak dapat menyembunyikan rasa terkejut.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Acara Syukuran di Rumah Mertua

Acara Syukuran di Rumah Mertua

jelas dokter Anis. "Penyakit apa, Dok?" tanya Pak Abu bingung. Begitupun Bu Hanin, karena setahu Bu Hanin, Anggun selama ini terlihat baik-baik saja. "Bu Anggun mengidap penyakit kelamin clamidya. Tapi, sepertinya Bu Anggun sudah mengkonsumsi obat secara rutin. Jadi penyakit beliau sedikit membaik. Karena kondisi Ibu Anggun saat ini yang jiwanya sedikit terguncang, saya sarankan untuk Bapak dan Ibu agar selalu rutin memberikan obat pada Bu Anggun. Karena jika tidak, penyakit Bu Anggun bisa menjadi parah nantinya," jelas dokter Anis yang sukses membuat Pak Abu dan Bu Hanin terkejut.
1051.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
Gadis Penyakitan Perebut Suamiku

Gadis Penyakitan Perebut Suamiku

jawab Liana, suaranya bergetar antara marah dan khawatir. Juna menghela napas panjang di ujung telepon. Dari gejala yang disebutkan, ia menyimpulkan bahwa Sienna hanya mengalami demam biasa. Nada suaranya menjadi lebih tenang. "Bun, itu demam. Kompres dengan air hangat dan kasih obat penurun panas. Gak akan lama, panasnya pasti turun. Maaf, Ayah belum bisa pulang. Masih banyak pasien yang—"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as gambar penyakit ain
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status