LAILA
Entah apa alasan ayah memilih rumah tua ini untuk kami tempati, padahal rumah yang dulu masih begitu layak untuk dihuni.
Segala tentang rumah ini bernilai minus, di ruangan tamu banyak benda-benda aneh yang tak kusukai, ada gerabah dan kendi-kendi dengan motif perempuan bertaring, lihatlah beberapa guci kusam yang terletak di setiap sudut ruangan membuat penilaianku terhadap rumah ini bertambah miris, bahkan ada sebilah samurai bertengger di atas dinding ruangan yang tak jauh dari kamar, hal tersebut sangatlah mengganggu pemandanganku, ditambah lagi dengan lemari hias yang dipenuhi dengan keris-keris keramat kian membuatku merinding. Tempat tinggal macam apa ini, segalanya dipenuhi dengan be