Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selingkuhan Nyonya Muda Bukan Bodyguard Biasa

Selingkuhan Nyonya Muda Bukan Bodyguard Biasa

“Mungkin kakek akan memberiku lego lagi.” Giselle tertawa pelan. “Itu kesukaan kamu.” Sampai di ruangan Direktur utama. Devian disambut oleh kakeknya dengan begitu senang. Gamantra memeluk Devian—mengusap puncak kepala cucunya dengan begitu sayang. “Selamat ulang tahun cucu kakek.” membawa sebuah kotak besar. “Ini hadiah dari kakek. Lego kesukaan kamu.” Jangan salah, lego yang diberikan Gamantra berharga fantastis.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

“Ya! Aku kemari untuk bermain denganmu! Apa yang biasanya kau mainkan di rumah?” Setelah mendengar itu, mata Xianna berbinar dan dia segera memikirkan cara untuk meninggalkan vila. “Biasanya puzzle, Lego, ponselku…” Dia menghitung menggunakan jarinya, dan setelah menghitung, dia sengaja bertanya pada Tina, “Kau mau main yang mana? Aku paling menyukai Lego. Haruskah kita memainkannya bersama?” Lego? Keraguan di wajah Tina terlihat jelas, dan dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menyarankan, "Kenapa kita tidak pergi keluar dan bermain?"
9.61.2M viewsCompletedAdded to Library 30.7K Times as game lego jaman dulu
Show Reviews (202)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Broken Wings

Broken Wings

Tengah asyik bercerita, salah seorang anak Sarah berteriak histeris. "Hei, what happen?" Sarah bergegas mendekati anaknya. Membujuk anak tertua untuk kembali bermain bersama adiknya. Tanpa sadar aku ikut tersenyum melihat anak-anak Sarah yang bertengkar memperebutkan mainan balok susun yang terkenal dengan merk dagang Lego itu. Aku yang tak mempunyai saudara kandung, terkadang merasa kesepian, ingin merasakan kebersamaan adik-kakak seperti itu.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Menikah Muda

Menikah Muda

jawab Achyar tanpa menengok, tetap serius main game bolanya di layar TV. Aku mendengus, akhirnya milih main sama Idam sambil makan kue sampe si Lempeng selesai main. Idam senyum-senyum liat aku, sambil nyodorin lego yang udah dia bikin bentuk mobil. “Kak, ini mobil balap, keren nggak?” “Keren banget, Dam. Nanti bikin yang lebih gede ya, biar Kakak bisa naik beneran,” candaku, sambil nyuapin kue ke mulutnya.
9.812.8K viewsOngoingAdded to Library 433 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
TOLONG, CINTAI AKU LAGI

TOLONG, CINTAI AKU LAGI

Joel mengizinkan mereka untuk membeli apa saja yang mereka inginkan. Zion memegang sebuah lego, tetapi mainan itu tidak sesuai dengan usianya. "Ma, apa aku boleh punya ini?" tanya Zion. "Boleh, Zi," jawab Joel. Tetapi putranya tidak mau mengambil benda itu sebelum Gina yang mengizinkan. Georgina berjongkok di depan Zion, melihat mainan itu sambil menjelaskan. "Lego ini untuk usia enam tahun, sayang. Lagipula kamu masih memiliki Lego di rumah."
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Yes, I Do

Yes, I Do

Kami pun berjalan bersama-sama menuju ke lantai di mana ada banyak toko yang menjual mainan anak. “Apa kamu masih ingat, permainan yang paling sering kamu mainkan sewaktu masih kecil?” tanyaku. “Lego dan permainan dari kayu dengan berbagai bentuk yang dapat disusun,” jawab Keenan. “Kalau aku lebih banyak bermain boneka dan membaca buku,” ujarku sebelum ditanya. “Apa kamu sudah menyelesaikan desain permainan dapur mini untuk anak perempuan?” tanya Keenan sambil berpindah posisi dari sebelah kiriku ke sebelah kanan.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

batinku sambil merenungkan banyaknya penjaga yang seharusnya mengamankan rumah ini. Dengan gerakan pelan, aku mengintip jam—pukul dua dini hari. "Maling, pasti," bisikku seraya menggeser kaki perlahan menuju laci. Adrenalin berpacu, aku mencari apa saja yang bisa dijadikan senjata. Tangan ini terhenti ketika menemukan lego. "Anjir, Biru sang ketua geng masih mainan lego?" cibirku dalam hati, sambil tawa kecil terbit di bibirku, mengurangi ketegangan malam itu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

di radar kami. “Mainan apa yang belum kau miliki, Hem?” tanyaku padanya lembut sambil mengacak rambutnya pelan. “Seingat Mommy, gudang mainanmu sudah penuh dengan lego dan robot-robotan.” Alexander menatapku, ada binar jenaka di matanya. “Mainan yang harganya mahal dan harus dipesan dari luar negeri, Mommy. Yang bisa dirakit menjadi kota besar.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Wandy melanjutkan. "Sejak kecil aku suka ini, mamiku membelikanku banyak lego." Sambil mengatakannya, tangan Wandy sambil memperbaiki sebuah rakitan yang terpanjang, menambahkan kemampuan lain di mainan itu. Neilsen mengerjap sejenak, tapi ia tak berkutik. "Suka? Kalau suka ambil saja." "Aku sudah bosan memainkannya, tapi Ryu harusnya suka, beli ini saja."
9.361.6K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

ucapnya, hampir seperti bisikan penuh kasih. Noah mengangguk cepat, meski remah roti masih menempel di pipinya. “Ma, nanti aku mau beli mainan lego lagi!” Raymond mengangkat alis tipis. “Kemarin belum puas?” Noah menggeleng semangat. “Belum! Lego keren banget!” Clara tertawa kecil, suasana pagi itu terasa ringan. Seperti keluarga yang akhirnya menemukan bentuknya.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 590 Times as game lego jaman dulu
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status