Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Asmaraloka

Asmaraloka

Itulah yang terjadi pada Bella dan Ain, baru beberapa menit berjemur, mereka sudah meneduh kembali, ke restoran, memesan makanan dan beberapa cemilan khas Arab. Cuaca hari itu sangat cerah, Bella mengambil beberapa foto untuk di unggah dimedia sosial -tentunya tanpa menampilkan Ain disini, karena hubungan mereka masih backstret- viewnya sangat keren dan romantis, pemandangan langsung ke arah laut lepas. Disisi pantai yang membentang luas, dengan pasir putih halus, terdapat gedung menjulang tinggi dengan gaya separuh kubah tidak sempurna, itulah gedung Burj Al Arab, tempat Ain dan Bella menginap.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as gedung harsa
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

Kiara bergegas keluar kamar dan menuju pagar setelah mendengar bel rumahnya berbunyi. Agak malas memang mengingat ini hari minggu dan Kiara sedang bergelut dengan selimutnya. Ia terkejut setelah melihat tubuh yang tak asing baginya, tubuh lelaki itu sedikit bergetar, ya, itu Arkha. “Lho, Kha. Lo kenapa? Kok gemeteran gini? Masuk yuk” Wajah Arkha sangat tidak baik-baik saja.
2.9K viewsOn holdAdded to Library 99 Times as gedung harsa
Read
+Library
Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Aku menyaksikan mereka berdua jatuh, dan kemudian menyaksikan jiwa Lea yang bingung perlahan menghilang. Dia sungguh beruntung, sudah melakukan begitu banyak kejahatan, tetapi langsung ditebus. Haris juga beruntung. Dia selamat karena tertahan oleh keranjang pembersih gedung di lantai 28. Namun, keadaannya cukup parah. Dia langsung berada dalam keadaan vegetatif. Aku lihat jiwanya terus mengitari tubuhnya tanpa bisa masuk. Hingga aku muncul di hadapannya, barulah dia menyadari bahwa dia tidak bisa kembali ke tubuhnya.
11.8K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as gedung harsa
Read
+Library
Asmara di Atas Ranjang

Asmara di Atas Ranjang

Mereka tahu Aya sedang datang berkunjung. Mereka berada di apartemen sekarang. Mansion Green sedang sibuk mempersiapkan dua pagelaran sekaligus, Allyson sendiri yang memimpin persiapan. Sedangkan Henry dan Beau menyelesaikan persiapan terakhir project W. Mereka terbang ke Indonesia untuk meresmikan jalannya pembangunan project. Keluarga Prince menginginkan semuanya terselesaikan sebelum acara pernikahan.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as gedung harsa
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

terdengar suara senang Nesa dari seberang diikuti sebuah tarikan napas lega. “Tapi keduanya sudah tidak bernyawa.” Raga menambahkan dengan suara pelan. Nesa terdengar berteriak tertahan Nesa dari seberang. “Maksud kamu bagaimana, Mas?” Suara Nesa kini berubah menjadi tegang. Ia belum yakin dengan apa yang baru saja dikatakan Raga. “Keduanya sudah meninggal, Yank. Mereka ada di bungker dua lantai di bawah tanah di bangunan yang ada dekat kolam renang.”
106.7K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as gedung harsa
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tapi suaranya sangat serak untuk berbicara tentang kebohongan dirinya sendiri. “ Mas Arka masih ingat damar kurung yang dibeli dengan Nyimas ? ” “ Iya. ” “ Dia menyimpannya di gudang rumah. Nyimas menunggu mas Arka pulang untuk melukisnya. ” canda Hasta. Tapi tak terlihat sedang bercanda.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as gedung harsa
Read
+Library
PELAMPIASAN HASRAT MAS ARYA

PELAMPIASAN HASRAT MAS ARYA

Status keuangan Sari yang sebelumnya berwarna merah tanda tunggakan, kini telah berubah menjadi hijau: Lunas. "Nilai A dariku memang hasil kerja kerasmu, Sari," Arya bangkit, berjalan mengitari meja dan berhenti tepat di depan Sari. Ia membungkuk sedikit, menatap mata Sari yang bergetar.
391 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as gedung harsa
Read
+Library
Pesona Suami yang Diremehkan

Pesona Suami yang Diremehkan

Dina berkata sambil menutup pintu sebelum menuruni tangga dan melangkah menuju kamarnya untuk menemui Harsa. Sementara di tempat berbeda, Ramdan menatap hamparan gedung pencakar langit di depannya. Dari tempat duduknya, dia menyeringai ketika mengingat pertemuannya dengan Harsa di ruang rapat. Dia menggeleng sebelum kembali menekuri berkas di depannya. Proposal milik perusahaan Harsa dia ambil sebelum membuangnya ke tempat sampah. "Aku tahu setelah ini kamu tidak akan tinggal diam. Akan aku tunggu apa langkahmu selanjutnya, Harsa."
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as gedung harsa
Read
+Library
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

“Nggak usah teriak-teriak, Sa. Gue nggak tuli.” Begitu pintu terbuka, ia mendapati Harsa berdiri di sana dengan senyum lebar hingga matanya menyipit, memegang sebuah kotak besar berwarna hitam legam dengan pita sutra berwarna perak yang sangat elegan. Di belakang Harsa, Mahesa dan Sekala tampak mengintip dengan wajah penuh rasa ingin tahu. "Lo apa-apaan sih, Sa? Pagi-pagi udah berisik," gumam Samudera dengan suara parau khas bangun tidur.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as gedung harsa
Read
+Library
Rahasia Di Balik Sikap Manis Suamiku

Rahasia Di Balik Sikap Manis Suamiku

Seruan itu membuat Arsen menolehkan kepalanya dan melihat pria tua memakai kacamata berdiri di dekat Cedric. “Lama tidak bertemu, Harse.” “Iya, Tuan muda. Bagaimana kabar anda, saya harap kondisi anda baik-baik saja,” ucap Harse menatap Arsen dengan tatapan nanar penuh kekhawatiran. “Aku baik-baik saja, sampai saat ini,” jawab Arsenio tersenyum kecil. “Sepertinya, kamu merawat mansion ini dengan sangat baik, ya.”
104.2K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as gedung harsa
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status