Tumbal Purnama
"Ini buruk... sangat buruk. Pohon ini tidak hanya tempat kutukan dimulai. Pohon ini adalah gerbang. Dan sekarang gerbangnya terbuka."
Sebelum mereka bisa mencerna kata-kata Pak Gana, suara gemuruh keras terdengar dari dalam lubang. Angin dingin yang mencekam berhembus keluar, membawa aroma busuk yang menusuk hidung. Dari kegelapan lubang itu, sebuah tangan besar, bersisik, dan penuh duri muncul, mencengkeram akar-akar pohon dengan kekuatan yang luar biasa.
Bab Populer