Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Tubuhnya terlihat memar dan penuh luka, bahkan celana yang dia pakai tampak robek. “Burukeun Gian, maneh hayang di dahar ku para makhluk nu aya di tukang! (Cepetan Gina, kamu ingin di makan oleh para makhluk yang ada di belakang!)” “Bentar Man, sakit ini kaki,” kata Gian yang memperlihatkan kakinya yang terkilir.
9.631.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 960 kali sebagai gigi depan ngilu
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Forgotten You

Forgotten You

Geri turut mengukir senyum kemudian mulai berjalan menuju tempat makan namun setelah dipikir, ia rasa terlalu sering mentraktirnya makan. “Umm, lo mau apa? Biar gue ikutin lo aja.” “Huh? Gue boleh pilih apa pun?” “Apa pun yang lo mau.” “Umm gini ya rasanya punya cowok crazy rich?” Ia memamerkan giginya yang berderet, sebenarnya Geri baru tersadar gadis tersebut memiliki gigi ginsul dan membuatnya terlihat semakin manis. “Ahahahaha apaan sih lo? Biasa aja kali.”
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
PRAMESWARI

PRAMESWARI

Tapi apa yang terjadi setelahnya? Untuk pertama kalinya, dalam sejarah kehidupan sebagai seorang laki-laki, Giga mendapatkan tamparan keras dari seorang wanita dan itu adalah Mbak Honey, mantan pacarnya. Bahkan, sampai detik ini masih berstatus sebagai separuh jiwanya. Sakitnya nggak begitu terasa tapi rasa malunya sungguh luar biasa. Sejenak, Giga menoleh ke segala arah untuk memastikan kalau nggak ada seorang pun yang melihatnya ditampar Mbak Honey tadi.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
MENJADI IBU SUSU BAYI CEO AROGAN

MENJADI IBU SUSU BAYI CEO AROGAN

Bi Narsih buru-buru minta maaf ketika melihat wajah Gina yang terlihat terkejut saat mendengar ucapannya tadi. "Oooh, itu salahku, aku melamun jadi tidak mendengar suara Bi Narsih, maaf." Sambil mengernyit menahan sakit karena gigitan Gavin di puting susunya, Gina mengucapkan kalimat tersebut pada Bi Narsih. "Gigi Tuan Muda sudah tumbuh semakin banyak, Nyonya. Jadi mungkin dia akan menggigit karena gigi yang lain akan tumbuh juga."
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai gigi depan ngilu
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kevin Katzuki
nah, klo di sebelah tu orang orang nulis genre ibu susu melenceng dari niat mulia ibu susu klo yg ini enggak pasti karena penulisnya sudah tak diragukan lagi karyanya selalu memotivasi, semoga diberi kesehatan ya biar ttp update
Fei Riffei
gue sebenarnya kurang suka baca genre ibu susu, karena bnyk buku genre ini yang salah kaprah waktu buat alurnya, tapi pas baca buku ini wow bener, senpai Mitha memang tak diragukan lagi setiap buat buku, tema boleh sama tapi senpai Mitha ini selalu buat tokohnya punya adat timur khas Indonesia keren
Baca Semua Ulasan
SUAMI GHAIB

SUAMI GHAIB

Krak . Gigi yang beradu dengan tulang ayam yang keras menimbulkan suara retakan. Entah tulang atau justru gigi Sinta yang patah. Wanita tak memikirkannya dan terus melahap sajian mentah di hadapannya. Dalam sekejap semua habis tak tersisa. Tangan, mulut, gigi serta pipi wanita itu celemotan dengan darah ayam yang kental serta sudah mengering. Sinta lantas bangkit dan membersihkan tubuhnya.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
Kehangatan Nyonya Presdir

Kehangatan Nyonya Presdir

Benar-benar bodoh! "Shiren, berisik! Kamu tidak tahu Ibu sedang sakit gigi?!" semprot Belinda sambil memegangi rahang sebelah kirinya yang terasa cukup sakit. Satu giginya memang ada yang berlubang, dan dia belum sempat periksa pada dokter. Cepat-cepat Shiren pergi dari ruang keluarga ke kamarnya untuk lebih leluasa berbicara.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
Oh, My Lawyer

Oh, My Lawyer

“Gigit di sini ya.” Lagi-lagi Keira menggelengkan kepalanya. “Masa gigit perut sih. Yang ada meleset Sayang.” Dean tersenyum. “Kalau gitu di sini aja.” Jari Dean turun ke bagian bawah sensitif Keira yang masih tertutup celana dalam. “Kalau ini di gigit yang ada aku nabok kamu dah. Enaknya daerah keintimanku main gigat-gigit.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

“Ciaaat! Ciaaat! Ciaaat! Ciaaat! Ciaaat!” Gigi geraham Dewa Kalajengking di kiri dan kanan pun akhirnya patah. Bibirnya pecah dan dari lubang hidungnya keluar darah. Tulang dagu dan sepasang rusuknya benar-benar ngilu karena digebuk terus berulang-ulang. Di puncak kemarahannya, Alindra ingin melakukan serangan penutup. Dia menarik ke delapan lenganya dan mengepalkan semua tinjunya kuat-kuat, bersiap untuk melancarkan pukulan terakhir.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
Gerry's Love Story

Gerry's Love Story

Kenapa malah Gina yang tega mendua dan tanpa ragu Gina mengatakan jika wanita itu sudah sering berpeluh dengan Jodi? Sakit? Tentu saja Gilang merasakan kesakitan, sakit hati yang luar biasa. Sakit yang tidak berdarah dan sulit untuk menyembuhkan luka itu. "Abang! Kasih waktu Aye buat berpikir," pinta Gina.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

“Sayang sekali gak ada perbaikan.” Saat Gigi berbalik, aku memukul bagian belakang kepalanya, membuat rambutnya yang berwarna-warni bergoyang. “Diamlah, Nak.” Shianty berkata, “Sikapmu sudah buruk. Bagus, Jun.” Gigi meraih tangan kiriku. “Dasar anak onta. Apa itu?” “Itu tiket menuju hidung patah kalau kau nggak berhenti mencubit tanganku.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai gigi depan ngilu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status