Godaan Mama Muda
"Yaudah, sini. Cium tangan Mama dulu."
Aku mendekat dan meraih tangan halusnya. Ia mengulurkan dengan anggun, jari-jarinya lentik dan terawat. Ketika bibirku menyentuh punggung tangannya, Mama Jessica menatapku penuh kehangatan.
"Good luck, Dit," ucapnya lembut. "Mama yakin kamu bisa."
Ada sesuatu dalam suaranya, entah bangga, sayang, atau... sesuatu yang lebih sulit dijelaskan.