Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Lalu dari bahunya, suara kecil masuk ke telinganya, terlalu halus untuk didengar siapa pun kecuali orang yang sangat dekat. "Yang berwarna hitam dengan kilauan biru itu, Pemimpin Agung. Itu adalah kunci Gudang Penyimpanan Harta Karun." Kael menatap kunci di ujung jarinya. "Yang ini? Kau yakin?" "Saya pernah melihatnya, Pemimpin Agung. Saya tidak akan lupa." Kael mengangguk, menyimpan kunci itu ke dalam jubahnya. Dua kunci yang lain ia letakkan kembali ke dalam saku jubah Rong Danian dengan urutan yang sama seperti semula.
1080.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

Sebuah gembok berlapis emas yang dihias dengan pita warna merah menyala tampak anggun bergantung di gerendel pintu boks itu. “Mana kuncinya?” tanya Leon pada Gerald. Gerald tersenyum tipis, lalu menyerahkan sebuah amplop berwarna merah dengan hiasan pita warna emas kepada Leon. Leon menerima dan membuka amplop itu dengan hati-hati, lalu mengeluarkan isinya. Sebuah kunci berlapis emas terlihat menempel pada kartu ucapan mewah yang terdapat di dalam amplop merah itu.
1025.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 808 kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

"Sungguh menarik! Lalu tingkat ke Dua?" "Mereka disebut sebagai Golden Knights! Ya seperti aku ini, memegang tanggung jawab yang cukup besar dan vital di Organisasi. Jumlah kami hanya sekitar Tujuh Belas Orang! Kamu disebut sebagai Pilar Keadilan dan Kebijaksanaan. Kami bisa dengan mudah menentukan Kebijakan ketika suatu keadaan baik itu secara Eksternal di Lapangan, ataupun Internal Organisasi sedang dalam suatu masalah atau situasi yang Urgent. Ada 7 Golden Knights aktif di Markas Besar, dan sisanya menyebar di seluruh Dunia, ikut mengawasi stabilitas Keamanan, serta Perkembangan Dunia dan Mengatur pergerakan para Knights di bawahnya. Mensupport, mengendalikan, memberi instruksi, arahan da
9.272.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
Bangkit Dari Putus Asa

Bangkit Dari Putus Asa

"Minumlah ini untuk menenangkan diri. Minuman ini disebut goldenkey," kata Cedric dengan sedih. "Aku berharap bisa memberimu sebuah kunci lain yang lebih kau perlukan, sayangnya aku tidak bisa." Cedric menatap prajurit yang terluka di depannya dengan pandangan sedih. Dia menganggap semua prajurit adalah satu keluarga. Suka dan duka yang dialami prajurit ingin ditanggungnya juga bersama mereka.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Matanya sempat melirik ke arah ranjang, menatap raga Thalassa yang tampak masih terlelap, sebelum akhirnya ia berbalik dan mengunci pintu dari luar. Begitu derap langkah kaki Kaelen menghilang, mata Thalassa terbuka sepenuhnya. Ia bangkit dan melangkah mendekati meja rias. Matanya seketika terpaku pada benda di sana. Sebuah kunci perak berukir lambang keluarga Aristhos. Itu adalah kunci duplikat kamar menara ini.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

000 Gold dari tanah, menyelipkannya ke dalam mantelnya. "Hah?" Claude tampak bingung, yang membuat Kael menyeringai. "Ini milikku, kan?" Claude, yang cepat sadar, buru-buru menyambar sisa 500 Gold dan memasukkannya ke dalam mantelnya, takut dia mungkin kehilangan itu juga. Kael tak menghentikannya. Bagaimanapun, 500 Gold itu bukan bagian dari tebusan Knight, dan dia tahu kenapa Claude butuh uang itu.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

Arlan merangkul pinggang Keyla, memberikan kehangatan yang membuat Keyla merasa sangat terlindungi di tengah pembicaraan serius ini. Pak Kumis menjelaskan bahwa kunci perak itu sebenarnya adalah kunci brankas berisi koleksi perhiasan kuno milik mendiang ibu Arlan dan ibu Keyla. Gudang nomor tujuh hanyalah kode untuk sebuah kotak penyimpanan deposit di bank pusat, bukan gudang berhantu di pelabuhan yang menyeramkan.
717 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai golden key
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status