Asistenku Membuatku Tak Karuan
Aroma maskulin yang bersih dan menenangkan menyeruak, menjadi napas segar di ruang kerja tersebut.
Kalandra meletakkan air hangat dan map laporan di meja.
“Minumlah, Nona. Anda sudah terlalu banyak mengonsumsi kopi hari ini.”
“Terima kasih, Kal. Kau selalu tahu kebutuhanku, bahkan sebelum aku memintanya,” balas Ghea tanpa mengalihkan pandangan dari ponsel yang kini dipegangnya.
Kalandra hanya mengangguk kecil.