Jejak Cinta di Pulau Serenova
Ia menatap wajah itu lagi, sambil berbisik dalam hati, “Aku ingin hubungan ini punya nama… cinta.”
Vennesa ingin Ben menjadi miliknya sepenuhnya. Ia ingin menjalani hari-hari berikutnya bersamanya — berbagi cerita, tawa, bahkan masa depan. Ia tak ingin hubungan singkat ini berakhir seperti mimpi yang menguap di pagi hari.
“Morning, sweetheart,” suara bariton Ben memecah keheningan lembut pagi itu.
Nada suaranya dalam, sedikit serak, namun hangat — seperti bisikan yang datang dari jauh dan langsung menyentuh hati.
Capítulos Populares