PEMBALASAN DENDAM SANG LADY
balas Joren.
Pria paruh baya yang di panggil Paman Garron itu, lalu menatap ke arah Eveline dan Anya.
“Kau akan menginap?” tanya Paman Garron, ia mengalihkan pandangannya pada Joren.
Joren mengangguk, “Iya, Paman. Aku membutuhkan dua kamar, satu kamar dengan dua tempat tidur,” ucapnya.
Paman Gorren tersenyum tipis, ia lalu mengambil kunci dari gantung kayu. “Kalian datang tepat waktu, malam ini banyak yang singgah, tapi masih ada dua kamar yang tersisa.”