Pelukis Buta Milik Sang CEO
omel Zaara, mundur beberapa langkah.
“Zaara, ada apa denganmu? Kamu kemana aja? Aku tak bisa bertemu denganmu ataupun menghubungimu.”
Haikal berkata dengan sedikit gelagapan. Dia dilanda gugup, haruskah dia mengatakan bahwa dia merindukannya? Keberaniannya tiba-tiba menguap ke udara.
Dahi Zaara berkerut. “Okay, sekarang sudah ketemu. Ada apa? Um, aku sedang sibuk,” katanya dengan mode ketus, berusaha menutupi perasaannya.
ตอนยอดนิยม