Bidan Mima
Havana, ooh na-na (ayy)
Half of my heart is in Havana, ooh na-na (ayy, ayy)
"Apa lagi?" Aku menjawab dengan galak.
"Jangan dimatiin," ucapnya buru-buru.
"Lagian sih, iseng!"
"Hehe aku kangen, tau! Jadinya isengin kamu, deh."
Aku menutup mulut dan memegang pipiku yang memanas.
"Trus??"
"Kamu di mana? Aku jemput, ya?"
"Mau ngapain?" Aku mengernyitkan dahi