Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

Kejadian kelam beberapa bulan yang lalu memang tidak akan dilupakan olehnya akan tetapi sejauh ini Laiba sudah berusaha dengan keras untuk membuat otaknya sibuk hingga tidak memikirkannya hal itu lagi. Kandungannya sudah 14 Minggu dan Laiba baru tahu hari ini, mentruasi Laiba memang sering tidak lancar dan pola makan yang kadang tidak teratur membuka Laiba berpikir jika dirinya hanya sakit tidak pernah berpikir jika dirinya ternyata telat bulan karena sedang hamil. "Aku harus bagaimana?" ujar Laiba seperti seorang gadis bodoh.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Madu dari Mertua dan Ipar

Madu dari Mertua dan Ipar

panggilnya sembari mendekati ku perlahan yang sedang berbaring di atas ranjang. "Ih, apaan sih Mas." ku dorong paksa dia dengan menggunakan kaki, spontan pastinya. "Astagfirullah, kok kamu tendang Mas, Dik?" "Maaf, Mas. Reflek. Berdasarkan hasil searchingan ku, hamil muda tidak boleh 'disentuh' kasian janinnya." jelas ku singkat. "Hhhuuuuufftttt" tak ada sepatah katapun yang dia lontarkan, selain menghela nafas kasar lalu menghempaskan tubuhnya ke ranjang dengan posisi memunggungiku.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
PENYESALAN

PENYESALAN

Gimana kabarnya bumil? [Alhamdulillah baik, Mir] [Syukurlah tapi kenapa gak semangat gitu?] [Aku bosan di rumah terus gak boleh ngapa-ngapain sama Mas Hasbi] [Wajarlah, Nad. Hasbi mengkhawatirkan kamu, ini kan kehamilan pertamamu] [Tapi dia jadi overprotektif begini, padahal aku juga mau bantu-bantu masak di dapur]
9.7229.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Istri jelekku

Istri jelekku

bathinnya. "Apa kamu baik-baik saja?" Seorang pramugari cantik bertanya, karena melihat wajah Berliana yang sangat pucat. bahkan gadis itu sempat beberapa kali muntah. "Ya, aku cuma mual dan pusing saja." "Apa kamu sering seperti ini jika tengah melakukan perjalanan?" "Tidak juga, ini karena aku tengah hamil muda makanya sering merasa mual dan pusing, karena morning sikkness."
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

ucap Ummi Sarah dengan berlinangan air mata. “Kenapa? Sakit apa?” “Bukan sakit apa Abah,” “Lalu? Ummi tenang dulu coba, Abah jadi gak paham maksud Ummi,” “Hawa kontraksi,” “Kontraksi? Bukannya masih tujuh bulan?” “Iya, Abah, ayo kita pergi menjenguknya sekarang!” “Iya, ayo!” Ustaz Bahsor mengiyakan.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN GARA-GARA BAJU BUTUTKU

DIKIRA MISKIN GARA-GARA BAJU BUTUTKU

Aku merasa sedikit rileks, dan kusandarkan kepalaku pada bantal yang kutumpuk sedikit tinggi. "Gak papa Nduk, namanya juga orang hamil muda. Jadi pusing san mual uda makanan sehari-hari. Nanti kalau uda masuk di umur emapt bulan juga bakalan hilang sendiri." Ucap Mami yang melihat ku sedikit pucat karena memang aku tak bisa makan "Tapi kenapa ada yang hamilnya biasa aja ya Mi!"
1054.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

* Entah kenapa, usai menyiapkan makanan dan mandi aku kembali merasakan sensasi mulas yang terus berdatangan. Kupikir itu hanya kontraksi palsu pada wanita hamil tua, tapi ternyata, itu mulai berlangsung intens dan terus berulang tiap lima detik. "Bik," ucapku pada asisten yang kebetulan mengantarkan baju suami ke kamar. "Iya, Nyonya." "Saya boleh minta tolong bibi agak telat pulang hari ini?" "Kenapa nyonya, apa nyonya mau pergi?"
1088.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

dengkus Wati. Wati kembali ke dalam kamarnya, lalu mengambil satu tabel obat pelancar BAB yang disimpannya di bawah bantal. Seminggu yang lalu Wati kesulitan ke belakang, hingga ia terpaksa membeli obat itu. Masih ada tablet yang tersisa. Wati membawa tablet itu ke dapur lalu menggerusnya dengan cobek hingga menjadi bubuk. Bubuk obat diambil Wati dengan hati-hati, lalu ia tuangkan ke dalam botol minuman pelancar haid.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

jelas Maya dengan rinci. "Dan jika memang memungkinkan Pak Sambara untuk menahan. Saya sarankan di kehamilan muda, jangan terlalu sering melakukan HB, cari posisi nyaman untuk ibu hamil, dan gunakan pengaman, atau bisa juga bapak keluarkan di luar," jelas Maya dengan eksepsi lembutnya. Sambara mengangguk pelan, menyimak setiap penjelasan dokter tanpa melewatkan satu kata pun. "Baik, Dok. Saya mengerti."
1093.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Tuan Hagan

Istri Rahasia Tuan Hagan

“Negatif kan, Pak. Aku gak hamil.” Belvara mengusap-usap dadanya, jantungnya kembali berpacu normal. ‘Berarti Aku cuma masuk angin atau mungkin maag karena sering telat makan.’ Ia keluar dari kamar mandi berjalan perlahan, dengan kedua tangan memegangi perutnya yang ia rasa masih kembung. Membuatnya kembali mengirimi Hagan pesan. “Pak, izin istirahat di kamar, ya. Sepertinya Aku sakit.” Belvara kirimkan pesan itu setelah ia kembali ke kamarnya dan duduk di tepi ranjang.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai hamil muda sering bab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status