Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pria Gemulai Itu Suamiku

Pria Gemulai Itu Suamiku

yang mulai meronta dan mengeras di dalam celananya. "Terserah, ingat satu hal bahwa kau adalah wanitaku, tidak akan pernah ada yang boleh menyentuhmu selain aku, paham!" sergah Handoko lalu keluar kamar dengan membanting pintu. 'Si Jon sial! Mengapa kau harus membuat ulah? Mesum sekali kau ini, sekarang pikirkan bagaimana caranya agar aku menenangkan mu, dasar mesum!' batin Handoko sambil memukul pelan bagian tengah tubuhnya yang terletak di antara selangkangannya itu.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as hand to myself
Read
+Library
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

Aku memalingkan wajah sambil mengulum senyum. "Ingat, ya. Ini cuma pencitraan. Pen-ci-tra-an!" tegasku sambil mengapitkan tangan ke lengannya. *************
9.6124.5K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as hand to myself
Read
+Library
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

“Tangan mana yang melakukannya? Aku yang potong atau kamu yang lakukan sendiri?” “Aku … aku lakukan sendiri.” Pria gemuk itu tahu dia tidak akan bisa kabur dari situasi ini. Dia dengan terpaksa memotong satu jarinya. “Aku bilang satu tangan.” Reagan bahkan tidak mengedipkan matanya, suara Reagan seperti raungan iblis. Si pria gemuk cukup pintar untuk tidak bermain-main, dia memperkuat jantungnya dan memotong satu tangan kirinya.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as hand to myself
Read
+Library
Me

Me

jawab ibunya santai, “ Ibu tahukan kalau Lea memiliki penyakit, bagaimana kalau dia tiba-tiba menangis? Atau berbicara sendiri! Ibu tahukan kalau dia pengidap bipolar sekaligus skizofrenia. Kita harus menjaganya!” jerit Nana. Dia melempar tasnya keruang tengah dan menyusul Lea ke supermarket. Dia sangat takut jika orang-orang sekitar supermarket mulai menggunjing Lea karena bicara sendiri dan tiba-tiba Lea akan menangis seperti sebelumnya. Nana membayangkan hal-hal buruk itu hingga dia tanpa sadar telah kehilangan jati dirinya. Dia berkeliling disupermarket yang luas itu mencari Lea, hingga dia bertemu Lea dilorong minuman dingin.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as hand to myself
Read
+Library
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Hanya dengan melihat benda di tangannya itu, aku langsung teringat akan sensasi asing di antara kedua kakiku tadi malam. Tanpa sadar aku hendak menggerakkan tangan ke bagian bawahku ketika pria itu mengirimkan pesan lainnya: [Jangan menyentuh dirimu sendiri.] Aku merasa makin sulit untuk menolak. Namun, memikirkan bahwa ini adalah untuk pengobatan, aku menahannya.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as hand to myself
Read
+Library
Me and You

Me and You

Mereka berdua adalah teman sekelasku, dan kenyataan tersebut harus kuterima meski menyakitkan. Aku berdiri di hadapan cermin. Raut yang kusut, kuusahakan pergi menjauh. Laki-laki tak boleh kalah dengan keadaan. Laki-laki harus kuat. Aku masih punya Genta dan silat. Bela diri yang bisa kujadikan sebagai pelampiasan akan kekalahan ini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as hand to myself
Read
+Library
You're MINE

You're MINE

Bukannya menusuk pada pola kain di tangan, jarum yang ia gunakan justru menusuk jarinya sendiri. "Akh!" pekikan lirih lolos dari mulutnya ketika rasa perih terasa pada ujung jari telunjuk tangan kiri. Dengan gerakan refleks ia menekan titik itu, membuat cairan merah keluar dari luka kecil yang tercipta. Ah, ia menusuknya terlalu dalam rupanya.
8.9K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as hand to myself
Read
+Library
Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Dia berjalan ke depan Clarin dan berkata dengan suara serak, “Bantu aku sebentar .…” Clarin, “!!!” Dia hampir melompat dari tempat tidur karena kaget. “Ka-kamu tidak punya tangan sendiri?” katanya dengan sedikit terbata. Matanya tanpa sadar melirik ke arah handuk di pinggangnya. “Aku tidak bisa melakukannya sendiri.” Carles mengerutkan kening, nadanya agak kesal. Entah tangannya bergerak cepat atau lambat, rasanya selalu kurang sedikit, tidak benar-benar terasa pas.
1066.5K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as hand to myself
Read
+Library
Kubayar Hutangmu Dengan Tubuhku

Kubayar Hutangmu Dengan Tubuhku

Suaranya rendah, memecah keheningan yang nyaman itu. Aku refleks menarik tanganku, menyembunyikannya di bawah bantal. Rasa malu menyergapku. Istri seorang pengusaha sukses seharusnya punya tangan halus hasil manicure rutin, bukan tangan kasar seperti pekerja. "Maaf... aku jarang ke salon," gumamku, mataku menatap seprai. "Aku... aku suka bersih-bersih rumah sendiri."
819 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as hand to myself
Read
+Library
Travel Menjadi Saksi Bisu Kisahku

Travel Menjadi Saksi Bisu Kisahku

“Ahhh… Shhh… Mbak Monicc… Ohhh…” Ya, aku dengan jelas mendengar mas Radit mendesah sembari menyebut namaku, dan sudah kupastikan ia memang melakukan “Self Service” karena terangsang setelah melihatku hanya memakai handuk tadi. “Ohhh… Ahhh….” “Shh… Uhhh… Mbakk….” “Ohh… Mbak Monic… Ahhh…”
599 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as hand to myself
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status