Para Pencari Kunci
Masuk timnas menambah beban, aku bermain bola karena senang, bukan ambisi.
Pedro bergeser ke samping, langkahnya terseret dan tampak hati-hati. Dia mengarahkan senter ke depan. Sejurus kemudian, sorot cahaya lurus menerangi sebuah gubuk yang teronggok di ujung hutan. Pintunya terbuat dari besi kelabu, gagang pintu mengilat saat dihadapkan cahaya, kiri-kanan bangunan itu kosong dan bersih, atapnya ditutupi jerami yang sembarang ditumpuk. Perpaduan yang aneh, karena mengingat bahwa pintunya sangat gagah.
Pedro beringsut mundur, dia tertawa hampa. “Jangan bilang ini bercanda.”
Hot Chapters