Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

tanya nya menatapku lekat. Mataku langsung membulat, kemudian meny3ntuh pipiku. "Me—merah?" "Iya, kenapa wajahmu memerah?" Mataku bergerak liar mencari alasan. "Mungkin karena aku belum memakai krim malam." "Krim malam?" Mas Hendra terlihat menautkan alis. "Itu, Mas. Skinware, yang untuk mencerahkan wajah." "Oh, baiklah. Sini kemarikan laptopnya."
9.988.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

"Ambil aja kotak es dalam kulkas kecil, lalu masukkan kedalam handuk agar aku bisa mengkompres wajahku." Dengan sigap dan gerak cepat ia segera melakukan apa yang aku minta sementara aku diam-diam memperhatikannya sambil tertawa bahagia. "Ini handuk esnya," ujarnya. "kompres donk, Mas," pintaku manja. Ia lalu berusaha mengompresnya pelan-pelan di bagian wajah dan mata. "aih, aduh ..." ringisku berpura-pura.
1059.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Baca Semua Ulasan
Titik terakhir

Titik terakhir

Saat itu aku hanya tak acuh, lebih memilih menatap jalanan Jogja yang penuh manusia lalu-lalang. "Kamu tidak pakai bedak ya? Keliatan jerawatnya." Farhan mengusap wajahku hingga ku tepis lembut. Hal itu membuatku segera mengusap pipi. Terdapat beberapa benjolan kecil di sana. Wajahku mendung seketika, sial! "Pake tuh, bedak bayi." Ujarku sambil nyengir. Agak malu sebenarnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Terperangkap Cinta Janda Perawan

Terperangkap Cinta Janda Perawan

Hanya satu, tetapi itu sangat mengganggunya. Wanita berusia 39 tahun itu selalu merawat penampilan wajahnya. Tidak menggunakan skincare yang mahal, ia hanya menggunakan masker alami. Seperti bengkuang yang di parut untuk mencerahkan wajahnya, timun yang di tempelkan di mata untuk menutupi mata panda. Ezra terkejut, ia bangkit dan bergegas menghampiri sang istri. "Ada apa cantik?"
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Telanjur Khilaf

Telanjur Khilaf

Dandanan melebihi usia. Kala itu belum ada istilah Skincare atau Bodycare, masih berupa nama ampelas muka. Setidaknya Angela mengatakan bahwa muka porselen akan menimbulkan efek kejang-kejang saat kerudungnya dibuka, benar saja. Anak yang berdandan mirip tante-tante beranak empat itu memiliki warna wajah dan tangan berbeda.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Tuan Presdir

Terpikat Pesona Tuan Presdir

Berbagai macam produk kecantikan berjejer rapi di atas wastafel. Jessica mengambil salah satu botol berukuran kecil yang bentuknya seperti dot bayi lalu menuangkan isinya ke telapak tangan. Dia mengusapkan cairan bening itu ke seluruh wajahnya dengan merata dan secara perlahan. Rutinitas yang sering kali Jessica lakukan sehabis mandi dan sebelum tidur. Jessica selalu berusaha untuk menjaga wajahnya tetap bersih dan mulus agar tidak mengganggu pekerjaannya nanti.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku Tak Lagi Kerja

Ketika Istriku Tak Lagi Kerja

teriakku panik. Kulihat Ica sedang menggaruk wajahnya. "Jangan digaruk!" titahku lagi. "Tapi gatal, Mas," jawabnya sambil tetap menggaruk. Secepat mungkin aku mengambil air hangat dan handuk kecil untuk membersihkan krim itu dari wajahnya. "Mas, aku bisa sendiri," protesnya seperti anak kecil. "Diam, Mas juga bisa."
9.2128.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

Selalu ada saja celoteh asal kenanya yang mampu membolak-balikkan fakta. "Kalau mau mancung. Seharusnya pas baru lahir, Ibu langsung tarik idung aku pake jepitan baju. Jadi, pas udah gede, idungnya mancing. Enggak ngebelesek. Blee," ledeknya kemudian, sambil menjulurkan lidah. Eka memang paling bisa kalau udah berkata-kata. Segala hidung dipakaikan jepitan baju supaya mancung. Enggak sekalian aja, makan tiang listrik supaya badannya tinggi?
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Istriku Bukan Pajangan

Istriku Bukan Pajangan

keluh Luna suatu pagi, setelah satu minggu menggunakan produk tersebut, tiga bulan yang lalu. “Astagfirullah, Yank. Itu kenapa mukanya bentol-bentol, memerah gitu?” Tanggapan dari Rizky, justru membuat jantung Luna berdebar kian kencang. Perempuan itu segera menoleh ke cermin. Ia berteriak di Subuh buta, meratapi wajahnya yang memburuk.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Cinta yang Ternoda

Cinta yang Ternoda

Sehingga pria gemulai itu mempercepat kedua tangannya, memperoleh beberapa macam kosmetik yang memenuhi meja rias, dia terlihat begitu sibuk memilih milih beberapa kotak kosmetik, yang tak sama sekali Aminah tahu, melihatnya pun baru kali ini bagi seorang gadis polos sepertinya, Dimana hari-harinya Aminah hanya menggunakan facial foam, yang mudah dicari di pasaran yang harganya tak lebih dari dua puluh ribu rupiah, setelah itu, ia cukup menggunakan bedak bayi untuk wajah nya, tanpa memakai pelindung sinar UV. Jadi wajar saja wajahnya terlihat belang dengan perawatan seadanya. "Ekye, heran deh, kenapa tuan muda Anthony bisa kecantol sama elu," tatap sang pria gemulai pada wajah Aminah dengan
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai handuk kecil untuk wajah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status