Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Game Begin

Game Begin

tanyaku. "Lumayan banyak sih, cuman pintunya dikunci semua. Karena saat mencoba membuka satu persatu pintu tiba-tiba terdengar suara *Tak Tak Tak* dari kejauhan, akhirnya aku melihat kamar mandi yang tidak memiliki pintu," jelasnya, "oh iya, aku agak kesulitan untuk memanggilmu. Bagaimana jika aku memberikan mu nama panggilan?" tanya Romi. "Hmm ... boleh," jawabku singkat.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 219 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
CINTAKU SEBATAS MATERAI

CINTAKU SEBATAS MATERAI

Dia pun mengetuk pintu rumahnya dan mengucapkan salam. "Tok tok tok" bunyi ketukan pintu. "Assalamualaikum," salam Rania. Tak beberapa lama pintu rumah ibu RT pun di buka dan yang membukakan yaitu ibu RT sendiri. "Wa'alaikumsalam," jawab ibu RT. "Maaf saya mengganggu ibu RT pagi-pagi," ucap Rania dengan menundukkan kepalanya. "Iya tidak apa-apa Rania. Mari silahkan masuk dan duduk!" Perintah ibu RT
102.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
Cintaku Untukmu Tapi Aku Miliknya

Cintaku Untukmu Tapi Aku Miliknya

"Udah balik, cuma masih jauh" karena lama terpaksa Adena masuk lewat belakang rumah dan suruh Adi langsung balik. "Kamu balik gih" "Lah kamu gimana? Masak sendirian disini?" "Nggak apa-apa, aku masuk lewat belakang aja. Tapi cuma bisa masuk ke dapur karena ada pintu di tengahnya lagi." "Terus gimana juga?" "Nggak apa-apa, aku nunggunya di belakang aja. Nggak enak kita nunggu lama-lama disini. Karena gelap kaya gini, soalnya lampu luarnya rusak"
2.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Tanpa ragu, ia hunjamkannya dalam-dalam ke pahanya sendiri. Rasa sakit yang mengguncang membuat rona merah di wajahnya langsung memudar. Ia nggak berhenti, ia tusuk lagi, dua kali ke bagian dalam pahanya. Rasa nyeri yang menusuk itu akhirnya buat pikirannya jernih untuk sementara. Baru kini ia punya kesempatan lihat keadaan sekelilingnya. Ruangan ini hanya punya satu pintu, tanpa jendela atau jalan lain. Jika ingin keluar, pintu depan adalah satu-satunya pilihan.
8.7326.2K viewsCompletedAdded to Library 9.5K Times as hanya satu pintaku
Show Reviews (69)
Read
+Library
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Alan Nasution
novel translate china kah ? critanya hmpir sama semua , wanita yg dibenci suami, keluarga sendiri, keluarga suami , dan tman2 suami , selalu ada wanita yg nempel ke suami , dan suami ok2 aja . ciri khas novel china . lama bet jalan critanya , psti bkal ribuan
Read All Reviews
Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Brakkk Brakkkk Sayang sekali pintu sulit di dobrak. "Aaarrr...," Intan betul-betul merasa jengkel. "Bagaimana aku bisa hidup di tempat seperti ini?" "Huh," "Mana harus dikunci lagi pintu? Benar-benar tragis mereka!" Intan duduk di depan pintu di lantai. Ia baru sadar tempatnya luas seolah di dalam rumah masih ada rumah lagi. Di dalamnya ada kamar mandi serta televisi.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
Attack of Playboy

Attack of Playboy

Hidungnya berkerut, mengisap ingus. “Aku capek sendirian terus. Aku pengen ada yang ngedengerin … terus pengen ... tau rasanya … rasanya punya seseorang … that would love me, one and only.” (Yang satu-satunya mencintaiku.) Aika terbata-bata karena melawan nyesak di dada. Ting-tung! “Permisi! Goputt~” “Hah?” Aika tertegun, air matanya otomatis surut.
7.53.3K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Kupandangi satu-satunya lemari yang belum kubuka: pintu kelima. Tidak ada tanda. Tidak ada lampu. Tapi dari dalam, terdengar bunyi pelan, seperti detak. Kupasang alat pemotong magnet. Pintu berderak terbuka perlahan. Di dalamnya… hanya satu benda: sebuah buku. Buku itu hitam polos, tanpa tulisan di sampul. Kupungut perlahan, beratnya tak seharusnya begitu untuk ukuran sekecil itu.
747 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Dengan langkah panik, aku bergegas masuk ke dalam kamar mandi. Setelah duduk di atas kloset, dengan suara air yang mengalir sebagai pengalih, aku akhirnya bisa menangis sepuasnya. Ucapan Ethan terus terngiang-ngiang di kepalaku. Aku benar-benar tidak habis pikir, bagaimana mungkin pria yang semalam begitu menginginkanku, bisa mengatakan hal sekeji itu?
48.9K viewsCompletedAdded to Library 978 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

ucap Fady suatu malam saat mereka duduk di bangku taman kota, “kamu sadar nggak? Aku nggak pernah bisa ngobrol sepanjang ini sama orang lain. Cuma sama kamu.” Binar menoleh. “Emang iya? Kenapa?” Fady mengangkat bahu, tersenyum kecil. “Mungkin karena kamu nggak pernah maksa aku jadi orang lain. Kamu cuma… nerima.” Binar tercekat sejenak. Lalu ia tersenyum samar. “Padahal aku sering merasa gagal jadi diri sendiri.” “Kalau kamu gagal,” balas Fady pelan, “terus apa kabar aku?”
769 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
PASANGANKU MANDUL

PASANGANKU MANDUL

CEKLEK Pintu kamar mandi terbuka dengan lebar dan nampak Nia tengah membawa alat testpack. Secepat kilat Bu Sani yang tengah duduk di kursi sofa menghampiri Nia yang sedang mematung di depan pintu kamar mandi. "Gimana hasilnya Nak! Mana, Ibu mau lihat." Bu Sani pun mengambil alat testpack tersebut dari tangan Nia.
355 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as hanya satu pintaku
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status