Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI BAYANGAN

ISTRI BAYANGAN

Azizah setengah berlari kembali ke arah mobil, meninggalkanku dan Azzam berdiri berdua saja di bawah bayang-bayang monumen megah itu. ​Keheningan yang canggung menyergap. Aku menatap ke arah laut yang luas, sementara Azzam berdiri di sampingku dengan tangan masuk ke saku celana. Akhirnya, Azzam membuka suara. ​"Kamu betah tinggal di sini, Zara?" tanya Azzam dengan suara berat dan tenang. ​Aku menoleh, sedikit terkejut karena Azzam yang memulai pembicaraan. "Iya, Azzam. Mumbai punya daya tarik sendiri."
330 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
ASFHA ZIARA

ASFHA ZIARA

Asfha Ziara adalah gadis yang cantik, bulu mata yang lentik, bibir tipis dan mempunyai lesung dipipi membuat kecantikannya tak akan pudar, namun kelemahannya dia suka membuat kehebohan siapa saja yang dekat dengannya tak akan bisa sabar. "Huwam," dilihat jam dering menunjukkan pukul 07.00 matanya langsung melotot.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Asmara untuk Abinawa

Asmara untuk Abinawa

Saat masih menatap penampilan baru Ayah aku merasakan ada getaran di kantong celanaku, ternyata ada beberapa notifikasi yang muncul disana salah satunya DM dari Arjuna yang membuatku mengernyit. “Lagi nonton TV, kenapa?”, balasku padanya. “Rumahmu yang mana, aku ada di blok B sekarang”, balasnya yang membuatku tersedak ludahku sendiri dan membuat Ayah menengok. Segera aku berlari ke arah dapur dan mengambil segelas air lalu kuminum hingga tandas. Setelah rasa sesak di tenggorokan dan dadaku hilang akibat tersedak, aku kembali menatap layer ponselku dan mengetikkan balasan untuk Juna.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
BERBAGI SUAMI (TAMAT)

BERBAGI SUAMI (TAMAT)

Aku tersenyum tipis mendengar ucapan Azzam. "Mana mungkin bersandar di bahumu. Kita bukan mahram!" Aku menahan tawa yang hampir meledak. "Aku serius," lanjutnya lagi. "Iya. Aku lebih dari serius, Azzam. Lagian jika tidak ada lagi tempat untukku menyandarkan lara, toh, masih ada sajadah yang terbentang sebagai tempatku bersujud. Memulangkan segala masalah hanya kepada Sang Pemberi Masalah."
9.4113.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Hahaha. Kamu benar-benar lucu.” Perasaan Amara semakin masam. Dia tidak mengerti apakah Andrew sadar dengan penolakannya atau pria itu pura-pura tidak menyadarinya? Jelas sekali Amara secara terang-terangan menunjukan keenggannya untuk berurusan lebih jauh dengannya. “Sore nanti apa kamu memiliki acara? Aku ingin mengajak kamu menonton.” Andrew kembali bersuara. Amara menghela nafas. Orang seperti Andrew ini adalah orang yang paling dia hindari. Sangat naif dan egois. Bersikap seolah-olah semua akan dia dapatkan.
277 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

sahut Zora santai sambil menyantap hidangan andalan El Kabron, Black Paella, nasi yang dilumuri tinta hitam cumi, disajikan bersama kalamari bakar dan goreng ala Andalusia. "Oh ya? Temanmu, Vita?" tanya Satria. Baru saja Jovita hendak membuka mulut, Ezra berkata, "Panjang umur, orang yang sedang dibicarakan datang." Matanya menatap ke satu titik. Semua menengok ke arah pandangan Ezra. Tak jauh dari tempat duduk mereka, seorang lelaki berambut pirang bergelombang mengenakan kaos dan celana jin terlihat berjalan ke arah Hedonism Lounge sambil bergoyang mengikuti irama musik "Light It Up" dari Major Lazer ft Nyla, Fuse ODG, yang dimainkan oleh DJ.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai happy asmara zaujati
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Baca Semua Ulasan
Terjebak Asmara Tuan Argen

Terjebak Asmara Tuan Argen

Dia tidak marah kan. Ana melirik dengan ekor matanya, Argen masih memasang wajah darat seperti biasanya. Ah, untung dia tidak marah. Huaaaa, aku harus bisa menahan diriku. Pesta pun dilanjutkan. Satu persatu mereka mendapatkan ucapan selamat dari tamu yang berdatangan. Berfoto dengan keluarga Domaz Group. Ana sempat kebingungan mengingat wajah-wajah mereka karena jumlahnya banyak sekali. Satu yang tak lepas dari bibirnya, senyum kebahagiaan yang tulus tanpa dia buat-buat.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Terjebak Asmara Ayah Sahabatku

Terjebak Asmara Ayah Sahabatku

“Wah, baru sebentar saja sudah begini, sepertinya kita benar-benar beruntung kali ini.” “Terima kasih Kak Benny, sudah mengajak kami. Kalau nggak, mana mungkin kami bisa menikmati primadona sekelas ini.” Mereka tertawa terbahak-bahak tanpa memedulikan perasaanku sedikit pun. Aku memejamkan mata dengan putus asa. Kali ini, aku pasti tidak akan lolos. Aku sangat menyesal, kenapa harus pulang sendirian ke kampung halaman? Saat ada masalah, tidak ada satu orang pun yang bisa menolong.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Tony pun menghampiri teman-temannya. Tia melanjutkan langkahnya menuju tempat parkir. Saat ia menekan remote mobil tanpa sengaja matanya bertemu dengan Azzam. Azzam sedang menghidupkan motornya. Ia menganggukkan kepala pelan. "Selamat ya, Tia." Tia tersenyum kecil. "Lo juga." Hanya dua kata. Namun Azzam merasa sangat bahagia. Ucapan sederhana itu terasa lebih indah daripada semua tepuk tangan yang ia terima di aula.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Menghina Azizah yang baru saja membuat dirinya tak berkutik sama sekali. Bersamaan dengan itu, anak Markonah yang bernama Irma, tengah bermain cinta bersama om-om yang selama beberapa bulan ini di pacarinya. Mereka sedang asik melakukan adegan erotis di atas ranjang empuk motel kota.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status