Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terbakar Asmara Bosku

Terbakar Asmara Bosku

ujar Jayden bercerita tentang apa yang ia ketahui. Rei dan Ares menyimak cerita Jayden dengan baik. Sementara itu Jayden menceritakan misi diam-diamnya kali ini. “Siapa itu Aramov?” tanya Rei kemudian. “Aramov itu nama kelompok mafia Rusia. Nama belakang yang sama yang dimiliki sama mendiang Aunty Ratu atau kita biasa memanggil Aunty Sarah, istri Om Jay!” jawab Ares pada pertanyaan Rei. Jayden sampai tersenyum mendengar Ares bisa menjelaskan dengan detail tentang dirinya. Rei masih sedikit membuka mulutnya karena terkejut dengan cerita yang dipaparkan oleh Jayden.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Setengah hatinya kini merasa aman, dan setengahnya lagi merasa nyaman. Siang yang sangat panjang, bagi Anara. Menunggu pesan dari nomor tak dikenal, yang akan memberitahu waktunya dia meletakkan tas itu di taman. Ddrrrttt Ponselnya berbunyi, kali ini Bara yang membuka dan membaca pesan itu. [Jam lima sore, ditaman. Masukkan kedalam tempat sampah di sebelah timur, dekat pohon akasia. Jangan terlambat dan datang sendiri!”
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Asa diujung Sajadah#book2

Asa diujung Sajadah#book2

Sementara Diana mengamati dalam diam. "Apakah kamu memerlukan Satuan Pengamanan untuk mengusir hama-hama penggangu di sini, Han?" celetukan Tommy hanya ditanggapi oleh dingin oleh Azzam. Harus Jihan akui, Azzam ini tidak mudah diprovokasi. Azzam adalah type laki-laki yang bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Kalimatnya memang terkesan santai, tetapi mengancam. Apalagi diikuti dengan gerakan tangannya yang meraih ponsel di dalam saku jas. Azzam seolah-olah menyiratkan akan menelepon pihak yang berwajib.
10101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Para khadamah melakukan apa yang diperintahkan. Caca mengajak Jenar masuk ke dalam rumah. Azzam dan Azmi pun akhirnya ikut masuk setelah sebelumnya Azzam menjitak keras kening Azmi yang bertingkah lebay minta digendong sampai ke dalam rumah. *** Azzam menatap tiga orang di depannya dengan tatapan geli. Sesekali terkekeh juga. Caca, Azmi dan Jenar sedang menikmati lutisan mangga dengan bumbu berupa bawang putih, cabai, gula merah dan garam yang diulek menjadi satu.
9.926.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 893 kali sebagai happy asmara zaujati
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Azzam tersenyum lebar sambil memberikan es kopi pada Zahra yang sedang meregangkan badan, pegal karena hampir tiga jam dia tidak berpindah tempat sedikitpun. “Thanks.” Zahra tersenyum lebar dan langsung menyeruput minuman yang diberikan oleh Azzam. Rasa pahit dari kopi dan juga manis berpadu dalam mulut Zahra. Aromanya yang khas langsung membuat pikiran Zahra menjadi fresh kembali. “Mas Azzam belum pulang? Lembur juga?” Wanita itu menautkan alis melihat Azzam menggeleng pelan.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Ucap Azam. "Yang benar?" "Coba saja buktikan sendiri." sahut Azam. Arumi tersenyum tipis, kemudian menurut untuk membuka mulutnya. Suapan pertama Azam berhasil masuk. Arumi mengunyah sambil memandang Azam. "Enak kan?" Azam bertanya sambil memasang senyum termanisnya. "Mana ada. Tetap pait kok. Tidak manis." jawab Arumi, menelan dengan paksa.
9.7205.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai happy asmara zaujati
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Nur Hidayah
jd kasian sama ibu Rita, tapi biarlah dulu biar jadi pelajaran buat bu Rita dan silvia supaya tidak menilai orang dari luarnya saja. semangat mia, semua kesedihan dan penghinaan selama ini terbayarkan oleh suamimu gara.
anitasaja0086
Novel ini berbeda dari yang lain. Tak ada dendam didalamnya. Yang buruk berakhir baik. Terimakasih Thor. Novel pertama' yang saya baca di apk ini. karena sangat penasaran dengan promo disosmed. Dan ternyata tak kecewa membacanya. Puas banget.
Baca Semua Ulasan
ISTRI BAYANGAN

ISTRI BAYANGAN

Azizah setengah berlari kembali ke arah mobil, meninggalkanku dan Azzam berdiri berdua saja di bawah bayang-bayang monumen megah itu. ​Keheningan yang canggung menyergap. Aku menatap ke arah laut yang luas, sementara Azzam berdiri di sampingku dengan tangan masuk ke saku celana. Akhirnya, Azzam membuka suara. ​"Kamu betah tinggal di sini, Zara?" tanya Azzam dengan suara berat dan tenang. ​Aku menoleh, sedikit terkejut karena Azzam yang memulai pembicaraan. "Iya, Azzam. Mumbai punya daya tarik sendiri."
468 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
ASFHA ZIARA

ASFHA ZIARA

Asfha Ziara adalah gadis yang cantik, bulu mata yang lentik, bibir tipis dan mempunyai lesung dipipi membuat kecantikannya tak akan pudar, namun kelemahannya dia suka membuat kehebohan siapa saja yang dekat dengannya tak akan bisa sabar. "Huwam," dilihat jam dering menunjukkan pukul 07.00 matanya langsung melotot.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Asmara untuk Abinawa

Asmara untuk Abinawa

Saat masih menatap penampilan baru Ayah aku merasakan ada getaran di kantong celanaku, ternyata ada beberapa notifikasi yang muncul disana salah satunya DM dari Arjuna yang membuatku mengernyit. “Lagi nonton TV, kenapa?”, balasku padanya. “Rumahmu yang mana, aku ada di blok B sekarang”, balasnya yang membuatku tersedak ludahku sendiri dan membuat Ayah menengok. Segera aku berlari ke arah dapur dan mengambil segelas air lalu kuminum hingga tandas. Setelah rasa sesak di tenggorokan dan dadaku hilang akibat tersedak, aku kembali menatap layer ponselku dan mengetikkan balasan untuk Juna.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
BERBAGI SUAMI (TAMAT)

BERBAGI SUAMI (TAMAT)

Aku tersenyum tipis mendengar ucapan Azzam. "Mana mungkin bersandar di bahumu. Kita bukan mahram!" Aku menahan tawa yang hampir meledak. "Aku serius," lanjutnya lagi. "Iya. Aku lebih dari serius, Azzam. Lagian jika tidak ada lagi tempat untukku menyandarkan lara, toh, masih ada sajadah yang terbentang sebagai tempatku bersujud. Memulangkan segala masalah hanya kepada Sang Pemberi Masalah."
9.4114.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai happy asmara zaujati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status