Harta, Tahta, My Anna
sahut Gama masih dengan pembelaannya pada sang kekasih.
"Dan kamu, Ann!" seru Dena membuat Anna menoleh cepat dengan raut wajah takut. "Seharusnya kamu memposisikan dirimu sebagai apa pun di bawah Gama. Kalian tidak cocok bersanding dengan alasan apa pun. Aku sudah mendidik putraku dari kecil, memberikannya pendidikan terbaik, teman yang jelas, lingkungan yang sehat, pekerjaan yang layak, hingga menjadi lelaki mapan. Lalu, kamu dengan gampangnya menghancurkan reputasinya dengan cara kotor yaitu memberikan tubuhmu pada putraku? Apa kamu tidak malu berada di hadapanku sekarang?" cerca Dena berhasil menjatuhkan air mata Anna yang sudah tertahan.
"Cukup, Bu, jangan menghinanya begitu. Tidak ada
Hot Chapters