Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Mereka berlari ke arah Arya dengan kecepatan yang mengerikan, siap mencabik-cabiknya. Arya Wisesa tertawa kecil, penuh sinis. "Apakah kau pikir binatang-binatang lemah ini bisa mengalahkanku?" Dia mengayunkan Pedang Petir Langit ke atas. "Gelombang Angin Pemutus!" teriaknya lantang. Dari pedangnya, gelombang angin berkecepatan tinggi terlepas, memotong pepohonan, bebatuan, dan bahkan beberapa binatang buas dalam satu tebasan. Suara gemuruh angin memekakkan telinga, membuat tanah di sekitarnya bergetar hebat. Harimau-harimau dan serigala-serigala itu terkapar, mati seketika oleh tebasan angin tajam yang memotong segalanya di jalannya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Bukan Sekedar Pengganti

Bukan Sekedar Pengganti

Meski telah merelakan jasnya untuk membantu menghangatkan, namun tidak dipungkiri hembusan angin yang bertambah kencang membuat rambut-rambut halusnya pun turut merinding. Mereka kembali terdiam dan rupanya Ashera tidak ingin menjawab pertanyaan Arion dan memberinya penjelasan. Dia lebih memilih terdiam dan menikmati hembusan angin. Beberapa kali tangannya mengusap-usap kulit lengannya yang mulai merasakan efek angin laut.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Kata-kata itu terdengar seperti ancaman, dingin dan penuh misteri. Dan tiba-tiba— WUSHHH! Angin kencang bertiup, menyapu wajah Bagas. Pasir dan debu berterbangan, membuatnya refleks menutup mata. Angin itu terasa tidak wajar, seolah datang dari sesuatu yang lebih besar dari sekadar fenomena alam. Bagas mengerjap, berusaha menghalau pasir dari matanya. Saat akhirnya dia bisa melihat dengan jelas kembali—
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Bab 371 : Simp Lain Whoosh Angin yang melolong begitu keras sehingga menyerupai raungan abyssal beast. Dalam sekejap, lautan pasir melonjak ke atas, menutupi langit. Pasir membentang sejauh mata memandang. Ini adalah gurun di mana badai pasir yang mengerikan mengamuk tanpa akhir, dan di tengah badai seperti itu, empat sosok terlihat melesat di langit.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

"Rasakan angin. Jangan melawan. Jangan kendalikan. Hanya rasakan." Cakra menutup mata dan segera ia merasakan perbedaan dari meditasi biasa. Angin ini... hidup. Setiap hembusan membawa informasi tentang suhu, tekanan udara, kelembaban, bahkan emosi langit itu sendiri. "Angin adalah napas langit," suara Dewi Laut bergema meski ia berdiri jauh. "Awan adalah tubuh langit. Petir adalah jantung langit. Hujan adalah air mata langit. Dan kau, Pengendali Awan, harus memahami semua aspek ini."
10763 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
The Wind

The Wind

Apa kau menyukai angin?? Angin yang berhembus dengan lembut... ----- #Viona_Arkaila Aku duduk di kelas dengan masih menunduk, aku mencoba mengalihkan perhatian sambil membaca buku, tetapi tetap saja aku merasakan tatapan membunuh dari mereka-para penggemar Evan-bisa langsung menghujam punggungku. Sejak Evan mendorongku agar masuk kelas tadi pagi, tatapan mereka tidak berubah, tolong! Aku bisa lihat mata mereka seakan-akan ingin lepas dari tempatnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

“Ya Tuhan, kalau memang cinta ini bukan untukku, kenapa Kau pertemukan aku dengannya? Kenapa Kau tanamkan rasa yang begitu dalam, kalau akhirnya harus hancur seperti ini?” Sore itu, angin berembus dari jendela yang sedikit terbuka, membawa aroma sisa hujan. Nayla memejamkan mata, membiarkan angin menyapu wajahnya. Ada perasaan aneh—seolah angin itu membawa kabar dari Elhan, kabar yang tak pernah bisa ia terima langsung. Dan tanpa sadar, ia berbisik lirih, “Elhan…”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun yang Hanyut Bersama Angin

Sembilan Tahun yang Hanyut Bersama Angin

Nama kami hanya berbeda satu huruf. Asisten junior Rendra bernama Alesha, sedangkan namaku Alisha. Untuk kesekian kalinya, Alesha kembali salah menyebut nama kami berdua. Kali ini, kesalahan itu terjadi di pesta lajang yang diadakan perusahaan untuk merayakan hubunganku dan Rendra. Semua orang langsung bersorak, menggoda kami berdua. Sebuah spanduk berisi ucapan selamat atas berakhirnya masa lajangku dan Rendra pun dibentangkan. Seseorang membacanya dengan lantang. “Selamat untuk Rendra dan Alesha! Semoga kalian selalu bahagia dan saling mencintai selamanya!” Suasana di dalam ruang pesta seketika hening. Suara Alesha yang lirih dan gugup pun terdengar. “Maaf, Kak Alisha. Aku nggak sengaja sa
488 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Another Maze

Another Maze

Wush! Angin topan itu semakin berputar lebih kencang, tanpa sedikit pun berpindah tempat. Dengan sihir Bethany, Hans dan kawan-kawan menjadi aman terlindungi. Namun, anehnya mereka tak merasakan mual maupun pusing sedikit pun karena putaran kencangnya. Blast! Hanya dalam dua belas putaran, angin itu langsung mendadak berhenti dan terhempas dengan sendirinya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Hembusan angin dingin menusuk kulit saat Sheila mengangkat tangannya ke langit. Butiran es sebesar kepalan tangan berjatuhan dengan kecepatan tinggi, membekukan tanah dan menciptakan lapisan licin yang membuat udara sekitar bergetar. Clarissa, dengan mata membara, mengacungkan kedua tangannya ke depan. Api menyembur liar, berputar seperti naga yang mengamuk, menciptakan pusaran panas yang menghanguskan segala yang ada di jalurnya.
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai hashira angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status