Digoda Suami Gaib
“Perihal apa?”
“Perihal aku yang mencintaimu,” katanya sembari perlahan naik ke atas ranjangku, dan merangkak seperti binatang buas yang telah berhasil menemukan mangsanya. Dan kini mata awas dan binalnya bersiap untuk melahapku. “Hanya akulah yang sungguh-sungguh menyayangimu, kendati keadaanmu sedang dalam keadaan di bawah. Hanya akulah yang mampu berada di sisimu dan menemanimu di saat kau susah dan sedih. Tak ada perempuan lain yang mau, karena semua perempuan manusia yang melihatmu—tak pernah sungguh-sungguh mencintaimu. Mereka ingin jadi pacarmu, atau bahkan ingin kau nikahi, karena mereka tidak mampu memberdayakan dirinya sendiri. Mereka tidak mampu hidup mandiri, dan akhirnya hanya m
Hot Chapters