Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Konspirasi

Konspirasi

Tiba tiba Drrt drrt Danil merasa pahanya tengah bergetar. Setelah diperiksa Ternyata getaran itu berasal dari handphonenya. “ hallo “ jawab danil. Kemudian danil terdiam dan William bisa melihat perubahan wajah danil dalam sekejap. tidak berselang lama danil menjatuhkan ponselnya dari telinga dalam keadaan linglung.
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

Marisa segera membukanya dan isinya adalah : ~Dear Zahra Yang Paling Aku Benci~ **Kamu nggak tau rasanya jadi aku. Ketika bisa mendapatkan sahabat seperti Marisa. Ketika bisa dekat sama Fadli dan bisa menjadi murid kesayangan Uztadzah Khasanah. Tapi semuanya direbut olehmu! Bagaimana rasanya? Sangat sakit, bahkan aku ada dendam denganmu. Aku nggak akan ikhlas kamu bisa memiliki semuanya. Aku nggak akan rela jika kamu mendapat hati semua orang di pesantren ini. Aku berjanji akan mengeluarkanmu dari sini. Camkan itu, Zahra!** Marisa sangat terkejut melihat isi pesannya. Ia tidak mau memberitahukan temannya tentang isi surat itu, takut-takut terjadi apa-apa dengan kesehatannya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
SECRET YOU!

SECRET YOU!

Hitam pekat milik Dito dan coklat muda milik Mitha. Buru-buru Mitha memalingkan wajahnya saat ia merasa tatapan Dito terlalu mengintimidasi. Ini bukan lagi syuting sinetron kan? Padahal ia paling jago kalau soal memberikan tatapan mematikan pada lawan jenis. Namun tatapan Dito berbeda, terlalu kuat untuk dilawan.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
Vice Versa

Vice Versa

Dengan penuh minat, ia menelisik setiap inci wajah Intan. Sebuah decakan mengganggu Ricardo. Ia mendapati Hanna menatapnya dengan jijik. “Oh, ada seseorang yang tidak disangka-sangka akan ikut bergabung.” Ricardo sengaja meninggikan suara. Dua pasang mata yang menonton berusaha menilik maksud dari sindiran itu melalui raut Ricardo. Tabian memutar bola mata, tidak peduli. Ia merogoh isi tas—bosan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

dddrrreeettt. Sebuah suara terdengar seperti suara besi berkarat saling bergesekan. suara itu sangat keras dan memekakkan telinga bagi yang mendengarnya. "BBBLLLUUUSSSHHH..." Sebuah Altar Hitam terlihat mengambang di udara... -BERSAMBUNG-
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

POV Arif "Rif, sekarang belikan obat penurun panas sana ... ! Kasihan ini si Kayla, rewel terus dari tadi karena badannya agak anget. Mungkin kecapekan di jalan tadi habis kita bawa pakai angkot. Kamu sih suruh pake taksi online malah nyarinya angkot!"
1034.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 872 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Suara dentuman itu diikuti derit logam dan kaca. Mobil berhenti mendadak. Sunyi sesaat. Hanya suara hujan dan detak jantung Selin yang terasa sangat kencang. “Tolong... tolong... ” Napasnya memburu. Tangannya gemetar saat mencoba bergerak. Kepala pusing. Ia meraba dahinya, sedikit perih— darah segar mengalir. Rasa nyeri hebat menyambar. Dunia seketika gelap, lalu kesadaran Selin lenyap.
10832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
BOSSY

BOSSY

Ava hanya membalas ucapan Han dengan anggukan kepala. "Aw!" Ava tidak sengaja menginjak sebuah beling kaca. "Kan, saya sudah bilang!" seru Han tanpa sadar menaikkan satu oktaf suaranya membuat Ava tersentak kaget karena pertama kalinya dibentak oleh Han. Han menghembuskan napas. "Maaf, saya tidak bermaksud untuk memarahi kamu. Saya hanya sedikit sensitif jika itu ada sangkut pautnya tentang kamu, Ava."
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Yang jadi masalah itu, dia sengaja menghinaku dengan mengatakan aku ini laki-laki plin plan dan munafik. Karena nggak tahan, akhirnya kurebut telfon Dita yang masih menyala itu, lalu mematikan panggilan secara sepihak. Dita tak terima, merebut kembali ponselnya. Hingga aku tidak melihat di depanku ada truk tronton yang berhenti mendadak. Dan Duar! Semua menjadi gelap. Bersambung ....
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai hissed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status