Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HEAVY

HEAVY

Segera ia berbegas pergi meninggalkan rooftop. Yogi menuruni tangga darurat dengan tergesa-gesa. Langkah kakinya melambat saat mendengar sebuah keributan di ujung anak tangga. Pria itu segera bersembunyi di sudut tangga, beruntung posisinya berada di belokkan. "KAU MINTA UANG PADAKU? KAU INI TIDAK TAU MALU YA? KAU HANYA ANAK ANGKAT, BUKAN KELUARGA KANDUNG KAMI!"
103.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as hissed
Read
+Library
FATED

FATED

Benar apa kata orang-orang kalau memang dunia itu sempit. Grrt grrtt Aku mengeluarkan ponselku yang bergetar dari saku hoodie-ku. Aku melihat notifikasi yang masuk. Nama HwangHera_ terpampang di list notifikasi kakao talk-ku. Aku pun langsung mengklik notifikasi dari Hera. Seketika itu ruang obrolanku dan Hera langsung muncul. Kukira dia memberi pesan lewat grup?
104.5K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as hissed
Read
+Library
Happier

Happier

Kurt menaik turunkan Bahunya. Suasana ruangan paduan suara sangat sepi, yang terdengar hanya suara mesin dari Pemanas Yang sedang bekerja. Entah apa yang di pikiran Shawn saat ini namun dirinya bangkit dari duduknya dan persekian detik kemudian Shawn telah berjalan keluar dari ruangan Paduan suara sebelum sempat Hailee menarik tangan Shawn untuk kembali duduk, karena Hailee sepertinya dapat membaca apa yang akan dilakukan oleh cowok Blasteran America-Canada itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as hissed
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

kataku kemudian. "Terus, apa itu maksudnya?" Suami bertanya lagi. "Karena Papah bunyikan klakson, dia bilang gak pernah kutuan," aku coba menjelaskan. "Apa hubungannya klakson sama kutu?" suami kelihatan bingung. "Aduh, Pah, itu sindiran, karena gak pernah kutuan, begitu ada kutu, mau garuk kepala terus." kucoba terangkan lebih detail.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as hissed
Read
+Library
Tawanan Mafia Mesum

Tawanan Mafia Mesum

bisik Hazel, suaranya seperti madu yang menetes pelan. Xavier menelan ludah. Jakunnya bergerak naik turun saat sentuhan Hazel membakar melalui lapisan kain. "Kau... selalu berhasil melampaui ekspektasiku," desahnya, suara serak oleh hasrat yang dipendam.
10105.5K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as hissed
Show Reviews (20)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
namanya
alur ceritanya bagus, sat set, ga bertele-tele, tapi bikin deg deg ser juga...seru deh. apalagi karakter tokoh utamanya yang ga menye menye, jadi sabar nunggu kak silam buat lanjutin kisah Xavier hazel ini. Moga Happy ending ya Thor... jangan bikin hazel Xavier patah hati...
Read All Reviews
HIATUS

HIATUS

Aku sudah menebak semuanya dari raut geram lelaki itu. “Kamu tidak perlu menjawabnya sekarang, aku hanya memberitahu niat hati Attar saja—” Tiba-tiba bibir Tuan Harraz di telingaku. Lelaki itu berbisik tajam, yang kami diperhatikan oleh Tuan Fauzan dan Fatimah. “Katakan padanya, tidak akan pernah kutitipkan darah-dagingku.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as hissed
Read
+Library
Haters

Haters

Ani Khoiruni Mantap kali lah fp ini, selalu up to date. Lheni cynx Gibran salawasnua gK uSAh piTnah2 BEbeb gwe kyk gt dEeeh!!!! Gue segera mengclose akun f******k gue setelah membaca tulisan alay itu, rasanya mata gue pedih bukan main. Padahal niat awal mau bacain komen-komenannya mumpung belum ngantuk, tapi tulisan alay fans si Gibran bener-bener ganggu.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as hissed
Read
+Library
Her Lips

Her Lips

Terdengar suara pria tua yang tengah tertawa puas di ujung telepon, "Aku hanya ingin membuatmu men-de-ri-ta, Max!" "Jika kau ingin balas dendam, bunuh saja aku! Tapi, jangan libatkan anakku!" teriak Max histeris. Suara itu kembali tertawa. "Memang itu yang kuinginkan, Max. Kemarilah dan terima kematianmu!" "Baik. Katakan, dimana kau sekarang?!" pinta Max lagi. "No, Dad! Jangan mau menurutinya!"
104.1K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as hissed
Read
+Library
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

Hiriety memekik Marco makin menggila, membalas bisikan Hiriety dengan desahan beratnya sendiri, “Aahhh… engghh…” Suaranya bergema pelan di ruang kerja yang hening, menyatu dengan erangan lembut Hiriety yang tak bisa ditahan lagi. Setiap sentuhan, setiap gerakan, terasa semakin membakar gairah yang lama terpendam.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as hissed
Read
+Library
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Kamu belum pernah mengecewakan saya dalam hal menjaga rahasia. "Thank you," (Terima kasih) aku tersenyum tulus pada pria setengah baya itu. Mr. Nilsson membalas senyumanku lalu dengan sedikit mencondongkan tubuhnya ke arahku, dia berbisik. "I have something to tell you, Hayu. This one is no difference. You need to keep it for yourself." (Saya mau mengatakan sesuatu sama kamu, Hayu. Yang ini pun rahasia, harus kamu simpan sendiri)
103.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as hissed
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status