Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HURT

HURT

“Aku jadi mengira kau tidak suka kalau ayahku menggantikan posisi ayahmu. Aku merasa ... kau tidak suka aku dan ayahku menjadi bagian dari keluargamu.” Joon tetap bergeming. Hana menunggu jawaban dari laki-laki itu dengan tak sabar. “Maaf, aku lelah. Besok aku harus berangkat kerja pagi-pagi,” ucap Joon kemudian seraya bangkit dari duduknya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as honestly
Read
+Library
Yours

Yours

Ekspresi lelah tampak di wajah Josh, bukan hanya itu banyak hal dalam dirinya berubah. “Aku dengar dia sakit.” Rena berkata dengan menatap layar. Azka mengalihkan pandangan menatap Rena sekilas dan beralih ke layar ponselnya, “sakit apaan?” “HIV.” Azka secara otomatis menekan tombol pause, menatap Rena dengan tatapan penuh selidik. Rena menatap kedua mata Azka, mengangguk pelan meyakinkan bahwa apa yang dikatakannya tadi memang benar.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as honestly
Read
+Library
Ikhlas

Ikhlas

jelasku "tapi kenapa?" "Saya hanya ingin berusaha memegang prinsip saya, bahwa jika saya membawa laki-laki kerumah itu hanya jika laki-laki itu ingin serius dengan saya. Jadi lebih baik bapak pulang karena saya rasa besok bapak juga harus kerja. Saya duluan dan terimakasih telah mengantarkan saya, Assalamu'alaikum" "Wa'alaikumsallam" ... Aku tidak tahu apa yang saat ini aku rasakan, hanya saja aku tidak ingin rasa ini terlalu berlarut-larut hingga menimbulkan sebuah harapan ingin memiliki
102.6K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as honestly
Read
+Library
Unknown

Unknown

Biarlah semesta bekerja apa adanya. “Gue akan selalu percaya sama lu bro, jangan rusak kepercayaan gue”ucap Bang Fahmi masih terus menahan emosi. Sangat terlihat dengan matanya yang memerah dan raut mukamya yang merah padam. Aku tau dia tak sepenuhnya terima dengan pernyataanku. Pasti ada rasa cemburu namun ia berusaha tetap tenang agar tetap terlihat dewasa di depan adik tingkatnya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as honestly
Read
+Library
Why

Why

Amy L Yantowhy why212lying
Kebohongan Alya "Apa kamu bisa dipercaya?!" "Jika kamu berbohong, kamu akan tahu apa yang kulakukan padamu?!" tanya Jaden mulai menurunkan nada emosinya. "Tentu saja, Tuan. Anda bisa mempercayai saya, karena saya bukan wanita yang suka berbohong," jawab Alya dengan nada meyakinkan. Namun, lain di mulut lain di hati. Alya berbohong di depan Jaden, karena ia tidak mau mati konyol di tangan anak buah Jaden.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as honestly
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

“Emang enggak boleh senyum?” “Nggak. Kalau lo senyum itu menandakan kalau ada masalah,” jawabnya dengan nada berhati-hati. “Masalah? Enggak ada, kok. Semua baik-baik aja.” “Bohong, gue enggak percaya,” ujar Vanda. Trisha pun mendengus seraya melipat kedua tangannya di depan dadanya. “Lo kenapa ke rumah gue?”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as honestly
Read
+Library
Honestly, I Love You

Honestly, I Love You

Sudah harus diberi tanda warning jika mami sudah bertanya tentang keberadaannya seperti itu. “Lagi di luar mi. Ada urusan bentar.” jawabku. Aku tidak berbohong. Hanya tidak terlalu jujur saja. “Kamu nggak lagi larikan ?” tanya mami langsung Memang mami itu tipe yang to the point tanpa basa-basi. Seperti sekarang ini contohnya. Langsung menuduh begitu saja. Padahal, mami bisa basa-basi lebih dulu.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as honestly
Read
+Library
U

U

pria itu adalah teman satu sekolahnya dulu. "Hey! Itu bukannya teman satu sekolah denganmu dulu Ren?" Dia yang bernama lengkap Reno Hadi Rudyatmo hanya mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan dari temannya. "Dia bukannya seorang gay, ya?" Teman baru yang mendengar pembicaraan kedua orang itu, ikut bertanya. "Gay? Maksudnya dia penyuka sesama jenis?" "Iya, benar 'kan Ren? Pria ini 'kan, yang kamu ceritakan waktu itu?"
103.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as honestly
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status