Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjandakan Istri Demi Selingkuhan

Menjandakan Istri Demi Selingkuhan

Aku lalu pamit ke kamar mandi untuk mencuci wajahku yang rasanya sudah sangat gerah karena hari yang sudah mulai sore juga. Jafar pergi untuk membeli buah-buahan dan camilan disuruh oleh Jupri. Sedangkan Jupri masih menunggu di dalam ruangan bersama denganku. Matahari mulai tenggelam, suasana rumah sakit sore ini tak begitu ramai. Lagi-lagi gerimis mengguyur kota ini, nampaknya musim hujan sudah mulai tiba. Aku masih setia menggenggam tangan mungil putriku. "Apakah hujan ini akan lama ya, Ann?" tanya Jupri.
8.817.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
NIKAH? TAPI BOHONG!

NIKAH? TAPI BOHONG!

Hujan yang mengguyur kota Jakarta malam ini cukup deras. Sesampainya Sitta di resto yang dia tuju, hujan tak kunjung berhenti juga. "Lo ada payung nggak, Ndi?" tanya Sitta begitu Andi selesai memarkirkan mobil. "Ada nih satu, lo pakai aja gih duluan, gue mau beli rokok dulu, Ta," kata Andi saat itu.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

"Menurut kamu gimana, kita jalan aja, atau mau singgah ke tempat lain, masih hujan soalnya??? "Disini aja mas sebentar, kalau setengah jam lagi ujan masih nggak reda juga, kita jpuoang aja." “Kok pulang saset,” protes Raka tidak terima. “Lah kita mau ngapain ujan ujan kek gini?”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

Memberinya ruang untuk bertahan. Meski di luar, hujan turun lagi. Tapi kali ini, tidak semenakutkan malam malam sebelumnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
My Mine (Indonesia)

My Mine (Indonesia)

Suasana sangat dingin dan berangin, pertanda mungkin sebentar lagi hujan akan turun. Nadhara mengedipkan kelopak matanya cepat, tenggorokannya tiba-tiba tercekat dan dia merasa seperti ingin menangis. Entah kenapa perasaannya seperti ini, dia tidak bisa mengendalikan hati dan juga pikirannya. Tepat saat suara gemuruh guntur terdengar, Nadhara masih bertahan di posisinya. Tangisnya pecah bersamaan dengan turunnya hujan, dia memukul dadanya yang tiba-tiba sesak.
9.816.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Rain do for you

Rain do for you

Dia terdorong oleh orang-orang. Amber memeluk tubuhnya yang sudah setengah basah. Menghangatkan dirinya sendiri sambil menghadang air hujan yang siap menerpa tubuhnya lagi. Sambil mendengarkan keluhan orang-orang yang tak habis pikir karena mendadak hujan. "Padahal tinggal sedikit lagi!", gumamnya lesu sambil memandangi jalanan yang basah.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

"Halah. Apaan!" "Becanda." Hening. Rintik hujan perlahan mulai deras. Bahkan kini disertai angin kencang. Membuat kami berdua terpaku dan hanya menatap fenomena alam yang memang sering terjadi belakangan ini. "Kamu masuk kerja jam berapa, Ngga? Telat dong, hujan gini?" "Iya. Telat. Harusnya sekarang udah masuk nih. Udah habis jam istirahat ku. Tapi nanti deh, paling juga banyak yang telat."
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Iyain aja, aku lagi patah hati nih. Air langit menetes satu, dua, tiga, seratus, seribu. Hujan telah turun dan itulah jawabannya. Aku basah dan kedinginan, iyalah Alana dodol kamu nggak pakai payung. Tandanya aku harus melupakannya dan mengambil payung atau setidaknya berteduh. Agar hujan ini tak makin dingin dan menyakitkan. “Mbak, mari pulang?” ajak Om Paupau sambil memayungiku. Aku menangis keras sambil menatap ajudan ayah itu.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Aku menoleh kearah Alya, dan langsung menghampirinya. “Kenapa, Al?” tanyaku pada Alya. “Dingin, hehe … hujan nya semakin deras, nih …,” jawab Alya, menggigil kedinginan. “Eh, kamu kedinginan, ya? Ah, lemah banget, sih … baru juga sebentar,” kataku. “Iya, sih … ya, mau bagaimana lagi? Aku sudah menggigil, nih. Kita pulang, yuk …,” ajak Alya, memeluk tubuhnya semakin erat.
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

Dekap kerinduan kembali membayangi. Hujan di luar kamar sana masih betah jatuh menghujam bumi. Detak jam sesekali terdengar di sela-sela guyuran hujan yang menenangkan. Fira seharusnya sadar, percuma menunggu jika dia bahkan tak mau tahu. Setidaknya tanah masih mendapat kepastian bahwa hujan akan datang; meskipun tidak jelas waktunya kapan, pun masih ada awan keabu-abuan pertanda ketibaan. Tetapi untuk lelaki itu, Fira hampir putus harap. Bimbang di antara tetap melanjutkan atau menarik lembar baru.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai hujan datang lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status