Embun Cinta
Apakah ada yang aneh dengan hatiku?
Tiba-tiba gerimis pertama telah jatuh pada bumi. Aku buru-buru kembali pulang. Dua tetes mengenai kepalaku, aku berusaha menepisnya dengan kedua tangan di atas kepala. Ketika aku sampai di teras rumah, hujan deras telah terjadi. Dedaunan membunyikan suara khasnya ketika kejatuhan air hujan. Aku duduk di kursi putih depan rumah, menyaksikan burung-burung beterbangan kembali pulang, atau sekadar mencari tempat berteduh. Para pengendara motor menggunakan mantel. Aku menjadi ingat dengan Adi yang pernah aku satu mantel dengannya.