Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
POHON AJAIB DI HUTAN TROPIS

POHON AJAIB DI HUTAN TROPIS

Meski mereka tahu bahaya yang akan mereka hadapi, mereka juga tahu bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan hutan. “Kita akan bersiap sebaik mungkin,” kata Garon. “Kita butuh persediaan, peta, dan informasi tentang tempat-tempat yang mungkin menyembunyikan Inti Kehidupan.” Elara menambahkan, “Kita juga harus meminta bantuan dari makhluk-makhluk hutan. Mereka mungkin tahu lebih banyak tentang tempat itu.” Riku, dengan semangat yang baru, berkata, “Aku akan mencari informasi dari burung-burung dan hewan-hewan lainnya. Mereka pasti tahu sesuatu.”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as hutan angker
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Ia berjanji akan menemukan putranya demi Alina, menantunya. Hutan rimba yang cukup luas membuat mereka kesulitan menemukan markas musuh. Biasanya, Justin yang lihai dalam permainan seperti ini. "Aku harus tetap semangat untuk mencari putraku," gumamnya, mengubah posisi duduk menjadi berdiri lalu menepuk-nepuk dedaunan yang menempel pada pakaiannya. Sebuah benturan keras membuat Alinka jatuh tergeletak di hutan. Darah segar mengalir di wajahnya. Pria berpakaian hitam membawanya pergi, lalu menghilangkan semua jejak.
929 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as hutan angker
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Kring. Ibu jadi teringat anak-anak mereka, sebelumnya pikirannya sangat kalut sampai melupakan segalanya. Sedangkan Ayah sebenarnya sudah memahami akan terjadi, tetapi dia tidak mau membuat istrinya gelisah tak menentu. Dia lebih memilih mengajak istrinya mengucap dan berdoa agar bisa di ampuni dosa-dosanya dan di lapangkan kuburnya jika mereka harus meninggal. Ayahnya sudah sangat pasrah dengan takdirnya Karna jalanan daerah Alas roban memang sangat rawan kecelakaan, kasus seperti ini sering terjadi. Apalagi cuaca sekarang sangat gelap dan hujan sangat deras. Meskipun sekarang hari masih siang.
2.4K viewsOn holdAdded to Library 95 Times as hutan angker
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Di bagian-bagian tertentu, Sully mengenali beberapa pohon yang tak asing. Seperti pohon beringin yang melindungi jalanan hingga teduh. Lalu pohon lamtoro, palem, sawo, jambu klutuk, juga deretan pohon tebu yang rimbun di sisi kanan jalan. Pohon tebu itu mengingatkannya akan masa kecil bersama seorang kakak perempuan yang paling dekat dengannya. Mereka sering menggigit dan mengisap sari tebu langsung dari pohonnya. Sully tersenyum. Sudah setahun lebih dia tidak bertemu dengan keluarganya. Si bungsu yang paling membangkang merantau ke ibukota dan belum ingat pulang. Sully tersenyum kecut.
10821.5K viewsCompletedAdded to Library 20.5K Times as hutan angker
Show Reviews (334)
Read
+Library
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Read All Reviews
Rumah Angker Warisan Bapak

Rumah Angker Warisan Bapak

Langit siang cerah, awan putih berarak lembut, melukis langit yang indah. Pepohonan rindang melambai ditiup angin, memberikan kesan teduh meski matahari bersinar terik. Sesekali, motor atau sepeda melintas, menambah suasana desa yang tenang. Di kejauhan, terlihat bukit-bukit kecil seperti melindungi desa. Anis memandang keluar jendela, mencoba menenangkan pikirannya, sementara Hendra fokus mengemudi dengan tenang. Namun ia juga sesekali melirik ke arah Cakra yang duduk di sampingnya. Terlihat bocah 3 tahun itu sudah pandai berbicara dan mengoceh sambil menunjuk ke arah luar. "Mbah, itu!" Suara ocehan Cakra yang lucu, membuat Anis dan Hendra sejenak melupakan kepenatan hidup. "Ada bulung, kup
102.8K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as hutan angker
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Nick menegakkan kepala dan berputar-putar, hanya ada Mehmet yang sibuk menatap langit. “Mehmet, ke mana mereka?” Mehmet mengangkat bahu. “Aah, shitl! Ada apa dengan hutan ini? Tidak mungkin mereka menghilang begitu saja.” “Mungkin kita memasuki kawasan angker.” Nick memindai sekeliling, mungkin benar apa yang dikatakan Mehmet. Pohon-pohon di sini terlihat tidak biasa. Ukuran batang yang besar-besar dengan serat yang menjuntai ke tanah persis seperti rambut gimbal menjadikan pohon berusia puluhan tahun itu tampak memiliki roh, aura yang berbeda juga ia rasakan menerpa tengkuknya. Namun, ia segera menepisnya.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as hutan angker
Read
+Library
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Berkali-kali ia menghela napas dan menatap terus ke arah Indrajit Mahashura. "Seandainya aku bisa mencakar-cakar wajah iblis itu," ungkapnya dalam hati. "Hei, apa tempatnya masih jauh? Entah kenapa hujannya begitu deras dan air mulai menggenang. Apa hutan ini akan tenggelam?" Raka melihat ke sekitarnya. "Jangan berpikir yang macam-macam. Mana mungkin hutan bisa tenggelam," pikir Indrajit Mahashura.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 406 Times as hutan angker
Read
+Library
Legenda Pedang Direnc

Legenda Pedang Direnc

Akhirnya kami tiba di sebuah hutan yang katanya sama angkernya dengan hutan Yasakli. Namanya hutan Kayip. Hutan yang sering sekali membuat orang hilang tiba-tiba tampa menghilangkan jejak apapun. "Apa jangan-jangan ada pasukan Orc juga di hutan ini?" tanyaku pada Zarif yang beristirahat di depan perapian bersama dengan Nazik, Guzel, dan tentu saja si Elf menyebalkan Hazel.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as hutan angker
Read
+Library
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Lusa. Nggak pa-pa kalau nggak ada yang bisa. Paling gue datang setor muka dan setor angpao, terus pulang.” “Aku nggak ada acara, kok,” jawab Cantika antusias. “Di mana?” “Hotel Angel Forest,” sahut Miko. “Wow, Angel Forest by Remiran? Yang ada tamannya luas banget kayak hutan? Temen kamu yang nikah, Mik?” Cantika pernah lihat melihat ulasan mengenai hotel tersebut dari postingan beberapa influencer di media sosial. Pemandangan sekitarnya hijau dan asri, seperti hotel di tengah hutan, padahal letaknya di tengah kota. Interior kamar dan kamar mandinya juga bagus. Apalagi pemandangan luar jendela, betul-betul seperti gambar estetik di Pinter*st.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 304 Times as hutan angker
Read
+Library
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

"Tunggu... herbal itu tidak ada di apotek istana. Tanaman itu hanya tumbuh liar di Hutan Kabut Hitam, di perbatasan wilayah utara ibu kota! Hutan itu penuh dengan binatang buas dan bandit rawa!" ​"Tepat sekali," Zhiyao menjentikkan jarinya. "Dan kebetulan yang sangat indah, Jenderal Babi-ku... kudengar di Hutan Kabut Hitam itu juga tumbuh sebuah tanaman parasit langka bernama Akar Api Pembakar Lemak. Herbal yang sangat kuat untuk mempercepat metabolisme dan menghancurkan racun lemak di usus." ​Chenxiao menelan ludah. Mendengar kata "Pembakar Lemak", matanya seketika berbinar namun juga horor membayangkan rasa sakitnya.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as hutan angker
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status