Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Cahaya

Pendekar Cahaya

Gerak tubuhnya bisa menyesuaikan dengan langkah kaki kuda, sehingga tidak cepat merasa lelah. Kedua insan ini berkuda berjajar sambil bercakap-cakap, mereka menghirup nafas dalam-dalam, seakan-akan ingin menyimpan udara segar danau Awan Biru sebagai bekal perjalanan mereka. Sesaat kemudian terbentang di hadapan mereka barisan pohon yang membentuk pagar menyembunyikan kehidupan di dalamnya. Hutan Ayun-ayun, begitu masyarakat sekitar menyebutnya, karena pohon-pohon cemara yang pucuknya bergoyang terayun-ayun ditiup angin. Hutan ini sekarang sudah tidak menakutkan lagi karena gerombolan perampok yang bersarang di dalamnya sudah tumpas bersama tewasnya pemimpin mereka Iblis Seribu Racun. Jalan y
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Si Putul masuk ke sebuah hutan yang di katakan hutan angker dan jadi sarang para perampok. Tapi remaja jangkung berkaki satu ini tak takut sama sekali, dengan tongkatnya dia terus berjalan santai di hutan lebat ini. Terdengar suara-suara nyaring seperti orang berkelahi, jiwa pendekar Si Putul tentu saja bangkit dan dia penasaran, siapa yang sedang berkelahi ini. Dari kejauhan si Putul melihat seorang kakek yang berpakaian ringkas sedang di keroyok 3 orang, yang juga sama-sama tua.
9.645.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Hutan yang katanya angker itu menjadi tempat menimba ilmu agama sekarang. Dyah melonggo mendengar penuturan Abi. Apa benar? Masalahnya hutan itu jarang sekali di jamah manusia, yang ada malah cerita-cerita seramnya yang terkenal. "Besok pagi-pagi kita ke sana. Akses ke hutan cuma bisa di tempuh dengan ompreng atau ojek hanya sampai pukul tujuh pagi. Di atas itu sudah tidak ada kendaraaan lagi yang ke sana," kata Abi. Dyah mengangguk mengerti. Abi kembali ke musola. Hampir setiap waktu Abi di sana.
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
The Larches (Pecundang Hati)

The Larches (Pecundang Hati)

protes Hima dengan wajah tertutup hijab yang sudah memerah. "Ngapain malu sih, Mbak. Produknya udah jadi satu itu." "Beda lagi kalo yang ngadon bayi itu Mas Dipta. Bahaya kalo itu." Ucapan Vista bertepatan dengan kedatangan Bimbim dan Raki yang membawa satu kresek merah kota sterofom dan satu tandan pisang. "Pisang dari mana tuh, Mas?" tanya Mas Abi. "Dikasih nyokap, Mas. Itu pisangnya di gantung aja bisa gak?" tanya Dipta yang dibalas acungan jempol oleh Bimbim.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Xiao Yu Long, putra kandung Xiao Wang harus menjadi seorang sampah untuk selamanya. Menjelang pagi, Bara Sena pun sampai di sebuah hutan yang ada di pinggir kota. Hutan itu cukup lebat dan rimbun meski sering dilewati oleh orang. Meski sering dilalui, banyak cerita beredar di kota itu bahwa hutan yang ada disana adalah hutan angker yang diberi nama, Hutan Iblis. Matahari menampakkan wajahnya. Menyinari bumi yang luas. Cahaya kuning keemasan pun menerangi tanah berumput di sebuah tanah lapang.
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Aku hanya mengangkat bahu. Lelaki tua menyebalkan itu kembali membuat hati kesal dengan mengirimku memimpin misi ke tengah hutan purba di benua tenggara. Hutan heterogen paling luas di dunia yang menyimpan bukit penuh emas di baliknya. Proyek milik Middle East berkembang besar di sana. Emas dari hutan yang terletak negara Canm Bainj itu tiga per limanya adalah pundi-pundi uang lelaki tua berhidung bengkok itu. Sedang di kedalaman hutan yang tersembunyi, terdapat sebuah gudang serta perkebunan opium luas yang sangat dicari di pasar gelap. Deutchelink, siapa lagi yang suka sekali bermain-main dengan Aaron jika bukan kelompok dari Deutchelink? Sebenarnya, aku tidak keberatan berjalan-jalan menc
9.33.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Karena hutan bisa memperberat siksaan di akhirat walau hanya 1000 rupiah. BERSAMBUNG...
1017.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 561 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher berada di suatu hutan yang terkenal angker disanalah ia mencari sosok yang diramalkan akan muncul untuk mendatangkan keadilan. Di dalam hutan, Herrscher bertarung dengan kedua raksasa penjaga hutan. Terjadi keributan besar di hutan itu. Daun – daun dan pohon tumbang akibat bantingan dan hantaman kedua penjaga. Herrscher berusaha menghindari serangan kedua penjaga itu. Meskipun sudah berusaha, Herrscher tetap saja terkena hantaman gada mereka. Tubuhnya terlempar berulang kali dan menabrak pohon.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Gerbang Arkhana Di hari ketiga, mereka akhirnya tiba di tepi Hutan Arkhana. Pemandangan di depan mereka membuat Arya teringat sejenak. Pepohonan besar dengan akar yang menunjukkan tanah menciptakan bayangan gelap, sementara kabut tebal menutupi dasar hutan. Suara burung-burung aneh terdengar dari kejauhan, menambah aura misterius tempat itu. “Kita sudah sampai,” kata Ananta. "Tapi ini baru dimulai."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Kenapa tidak dipakai lagi?” Shaw melihat ke arah dalam hutan. Hawanya tidak begitu bagus. Mungkin karena anggapan negatif orang yang pada akhirnya menjadikan hawa di hutan ini perlahan negatif juga. “Karena banyak tahanan yang mendapat gangguan. Hukuman di dungeon itu adalah yang paling kejam setelah dungeon kastil sampai raungannya dapat terdengar di kejauhan. Burung-burung sampai terkejut dan beterbangan. Kau bisa membayangkannya sendiri termasuk dengan aromanya serta. Selain itu, mayat yang tidak dibuang ke laut biasanya akan di kuburkan di sudut lain dekat dungeon. Di hutan ini juga banyak tercatat kasus pembunuhan. Kau masih yakin untuk masuk? Kita harus melewatinya jika ingin ke perba
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai hutan angker
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status