Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher berada di suatu hutan yang terkenal angker disanalah ia mencari sosok yang diramalkan akan muncul untuk mendatangkan keadilan. Di dalam hutan, Herrscher bertarung dengan kedua raksasa penjaga hutan. Terjadi keributan besar di hutan itu. Daun – daun dan pohon tumbang akibat bantingan dan hantaman kedua penjaga. Herrscher berusaha menghindari serangan kedua penjaga itu. Meskipun sudah berusaha, Herrscher tetap saja terkena hantaman gada mereka. Tubuhnya terlempar berulang kali dan menabrak pohon.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 140 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Gerbang Arkhana Di hari ketiga, mereka akhirnya tiba di tepi Hutan Arkhana. Pemandangan di depan mereka membuat Arya teringat sejenak. Pepohonan besar dengan akar yang menunjukkan tanah menciptakan bayangan gelap, sementara kabut tebal menutupi dasar hutan. Suara burung-burung aneh terdengar dari kejauhan, menambah aura misterius tempat itu. “Kita sudah sampai,” kata Ananta. "Tapi ini baru dimulai."
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Langkahnya semakin pasti menuju puncak bukit yang sedikit menanjak. “Ini sepertinya hutan angker, aku tidak mencium sedikit pun bau manusia yang pernah ke sini,” gumam Galuh sembari mengedarkan pandangan. “Hahaha, baguslah! Kondisi hutan sejuk seperti ini mengingatkanku pada hutan terlarang di Arcamaya,” Galuh tertawa kecil, ingatannya melayang menuju masa lalu bersama mendiang Nini Kedasih.
1014.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 564 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Di Balik Akad Rahasia

Di Balik Akad Rahasia

Beberapa area ditandai dengan warna merah. "Ada tiga kawasan hutan pinus utama di wilayah selatan, Tuan," lapor kepala teknisi cyber. "Gunung Pancar di Sentul, lereng utara Gunung Salak, dan area perbukitan Halimun. Tapi wilayah ini sangat luas, mencapai ribuan hektar."
481 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 17 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Kenapa tidak dipakai lagi?” Shaw melihat ke arah dalam hutan. Hawanya tidak begitu bagus. Mungkin karena anggapan negatif orang yang pada akhirnya menjadikan hawa di hutan ini perlahan negatif juga. “Karena banyak tahanan yang mendapat gangguan. Hukuman di dungeon itu adalah yang paling kejam setelah dungeon kastil sampai raungannya dapat terdengar di kejauhan. Burung-burung sampai terkejut dan beterbangan. Kau bisa membayangkannya sendiri termasuk dengan aromanya serta. Selain itu, mayat yang tidak dibuang ke laut biasanya akan di kuburkan di sudut lain dekat dungeon. Di hutan ini juga banyak tercatat kasus pembunuhan. Kau masih yakin untuk masuk? Kita harus melewatinya jika ingin ke perba
1010.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 339 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Kota di Tengah Antah Berantah

Kota di Tengah Antah Berantah

Pertama lahir sebagai anak haram, sekarang malah dapat rumah angker. Rei mendengus kesal, menghentakkan kakinya menuju ruang tengah. Rata-rata masih tertutup dengan kain, jadi Rei menarik paksa kainnya. Berakhir dengan debu berterbangan dan dia batuk dan bersin. Salahnya sendiri emosi.
390 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

“Kamu nggak culik aku kan?” “Kalau nyulik hatinya boleh?” jawab Damar, separuh bercanda, separuh serius. Mobil berhenti di tepi danau kecil di pinggiran kota. Tempatnya sepi, hanya ada deretan pohon rindang dan beberapa anak kecil yang sedang memberi makan angsa. “Dulu aku sering ke sini waktu lagi nggak yakin sama hidup,” kata Damar pelan. “Sekarang aku ke sini bukan buat lari, tapi buat ngenalin tempat ini ke kamu.”
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

Mira pun berujar, “Lia, lihatlah! Begitu banyak anggrek yang tumbuh di dahan-dahan pohon ini. Mereka begitu cantik dan berwarna-warni!” “Iya, Mira. Aku tidak pernah melihat begitu banyak anggrek tumbuh secara alami seperti ini. Mereka benar-benar menakjubkan sekali!” ujar Lia antusias. “Tidak hanya itu, Lia. Lihatlah tanaman anturium yang tumbuh di sini. Biasanya tanaman ini dijual dengan harga yang sangat mahal di kota besar, namun di hutan ini mereka tumbuh dengan bebas.”
102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 83 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

“Boleh, boleh. Mbak lebih senang dibantuin, hehe.” “Mbak, kok, pohon besar di sana nggak ditebang aja, ya? Kan, bentuknya udah kayak hutan gitu, gelap dan nyeremin juga lho. Lihat, deh, Mbak!” Aku bisa merasakan keanehan yang dirasakan Nadia karena terganggu dengan keberadaan pohon yang dikenal angker itu.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 237 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Itu tentu tidak melanggar aturan karena ujian di lantai tersebut sangat berat, sehingga salah satu cara melaluinya yaitu dengan bekerja sama. Tidak disangka setelah melewati dinding hitam, kelompok Lintang ternyata dibawa pada sebuah hutan perak. Dinamakan hutan perak karena semua rumput, belukar, pepohonan, hewan, bahkan tanah dan bebatuan di sana terbuat dari perak. Namun bukan itu yang membuat para peserta terkejut di mana baru saja tiba di sana, segerombolan monster besar langsung berdatangan menyerang.
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang hutan angker
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status