Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Housemate

Housemate

Hanya saja keluarga itu yang mendorongnya jauh. "Nas, jangan ngelamun terus. Ini nih salah satu dampak kalau keseringan melamun," tegur Satria yang mana sama sekali tidak membuatnya merasa bersalah. Satria sudah bersungut-sungut saat tahu kalau kemeja warna abu-abu muda kesayangannya terkena lunturan warna ungu dari taplak meja yang tak sengaja Nasha campur saat mencucinya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as inconvenient
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

Rey tergelak. “Ng ... tapi jujur, saya bukannya mau merepotkan Om, tapi saya cuma mau minta saran Om.” “Apa itu?” “Bion enggak nyaman lagi di sekolah karena sering mendengar bully-an temennya yang menyinggung soal saya, jadi saya kepikiran untuk mindahin Bion ke sekolah lain di mana enggak ada siapa pun yang dikenal di sana. Menurut Om gimana?”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as inconvenient
Read
+Library
Broken

Broken

ucap wanita itu panik. “Gak ada apa-apa. Mendingan bibi gak usah gangguin aku, deh,” balas Rein kasar. “Iya, non. Bibi minta maaf,” ucap wanita itu dan segera berlalu. “Reina..!” Kekesalan Rein pada sahabatnya semakin meningkat, jika ia membayangkan hubungannya yang akan berakhir seperti yang dikatakan pemilik nomor tak dikenal itu kepadanya.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 431 Times as inconvenient
Read
+Library
Unknown

Unknown

Danu memperingatiku. Berulang kali aku menghubungi Radit belum juga ada tanggapan. Sepertinya handphonenya sengaja dimatikan atau memang lowbat. Aku merasa khawatir padanya, aku tau dia adalah anak yang sangat rentan sakit dan kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Hal itu yang membuatnya lebih suka menginap di kosanku daripada pulang ke rumahnya. Aku juga tau ia adalah orang yang banyak memiliki masalah dengan beberapa komunitas atau organisasi intra dan ekstra kampus karena memang ia terlihat seperti orang yang butuh perhatian oleh sebab itu ia bersikap tidak karuan. Bertemu denganku membuat hal negatifnya berangsur berkurang, ia jadi lebih banyak melakukan hal positif tetapi mema
2.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as inconvenient
Read
+Library
ANNOYING NEIGHBOR

ANNOYING NEIGHBOR

Brughhh! "Maaf, pak. tangan saya gemetar karena terlalu sering berlatih basket akhir-akhir ini!" setumpuk buku mendarat berantakan tepat diatas ponsel Asya, mengelabuhi pak Ronald untuk menyelamatkan Asya. * * * *
300 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as inconvenient
Read
+Library
Complicated

Complicated

Saat dengan gentlenya lelaki itu membantu Tara keluar dari permasalahan yang selalu dialami wanita setiap bulan. Waktu itu masa priode Tara telah tiba, sialnya Tara lupa akan perhitungan hari yang harus selalu dia ingat, dengan panik Tara berlari masuk ke toilet wanita, menyembunyikan diri dari orang-orang yang berpotensi melihat noda di rok seragam sekolahnya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as inconvenient
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Nick bersuara dengan nada dingin. “Tidak ada yang salah, hanya saja kita jangan meremehkan wanita. Wanita tidak selemah yang kita pikirkan!” Sanskar berceramah, pria berdarah India itu memiliki ketakutan sendiri ketika Youvee berbicara enteng mengenai wanita.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as inconvenient
Read
+Library
Konspirasi

Konspirasi

Tuk Tuk Tuk Ketukan itu berhenti setelah seseorang masuk dengan wajah murung dan mata sembap. Bisa di pastikan bahwa perempuan itu sudah menangis. “ tuan, anakku ketabrak dan dilarikan kerumah sakit. Aku minta izin pulang lebih awal” ujar irena ragu
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as inconvenient
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

Vika tidak salah untuk waspada karena hari yang semakin sore dapat mengurangi kesabaran seseorang. “Cuma mau nanya barangnya masih banyak, nggak? Kalau kehabisan, ngapain capek-capek ngantri.” Ide bagus, pikir Vika dalam hati sehingga dia menganggukkan kepala tanda setuju dengan laki-laki itu.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as inconvenient
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Adrian, menelpon sejak tadi, sedangkan dirinya begitu takut ada yang memergokinya masih menyimpan benda pipih itu dalam sakunya. Bukan apa-apa, sama seperti sahabatnya yang satu ini, ayahnya yang sedang bekerja di luar kota itu juga sangat overprotektif. Ia tidak mengizinkan Cecil, untuk mengikuti eskul yang mengharuskannya untuk menginap di sekolah seperti ini. Ayahnya itu, biasa menelpon paling tidak dua kali dalam semalam. Jika Cecil, tidak menjawab telepon dari pria paruh baya itu, ayahnya akan langsung khawatir. Ia bisa ketahuan kalau ia sedang berada di sekolah di tengah malam begini.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as inconvenient
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status