Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Ibuku menangis tanpa henti hingga matanya rusak, bahkan pikirannya mulai terganggu. Sepanjang hari yang bisa dia ucapkan hanyalah, maafkan ibu Katie. Rintik-rintik hujan, angin pagi yang terasa sedikit dingin, dan suasana yang tampak suram. Bahkan rumput liar yang kuat pun tertunduk karena beratnya embun. Orang tuaku menguatkan diri dan mengenakan pakaian resmi. Setelah semua kesibukan, hari ini adalah hari pemakamanku.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Mengejar Cinta Mas Bian

Mengejar Cinta Mas Bian

"Apa?" "Aku selalu ngerasa kalo gak ada lagi yang pengen aku hidup di dunia ini. Setiap sakit, aku selalu inget hal-hal buruk yang bikin aku semakin merasa sendirian. Aku capek, rasanya aku rela kalo memang harus mati saat itu juga. Pikiran kayak gitu selalu muncul kapanpun aku dalam kondisi lemah. Aku gak bisa lawan itu, Yan."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Awww " ucap Dimas memegang kepalanya "Kenapa sayang kepalamu sakit lagi? Mamah kan sudah bilang jangan mengingatnya terlalu keras, dokter ridwan kan sudah bilang jika kamu terlalu memaksakan ingatanmu besar kemungkinan ingatanmu akan hilang selamanya " ucap Mamah panik "Dimas tidak apa apa Mah" "Sebaiknya sekarang kamu masuk dan istirahat di kamar saja" ucap Mamah menarik tangan Dimas untuk masuk kedalam rumah
104.4K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Setiap orang pasti akan mati, Ta. Dan itu nggak pandang umur. Nggak peduli udah tua atau masih muda. Kalau Tuhan berkehendak detik ini kita juga bisa mati. Bisa jadi kita nabrak kendaraan lain, terluka parah, kita cedera dan akhirnya mati berdua sebelum sempat bilang cinta.” “Gatra!” tegur Tania sambil memberengut. Tania kesal di saat sedang serius Gatra menyelipkan lelucon basinya. “Sorry, sorry, sorry ya!” Gatra buru-buru minta maaf sebelum istrinya itu kian meradang. Tania mengambil tisu dari kotak di dashboard, lalu menyeka matanya yang kembali berkaca-kaca. “Ta, kalau misalnya aku yang sakit apa kamu juga akan sedih dan nangis kayak tadi?” tanya Gatra tiba-tiba.
10170.9K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Kamu Akan Miskin, Mas!

Kamu Akan Miskin, Mas!

Aku masih menutup mataku, berusaha untuk menghilangkan ingatan tentang itu. Isi nya adalah katak mati dan juga tulisan, "Kamu akan mati seperti katak itu, Nina!" ***
8.5241.1K viewsOngoingAdded to Library 5.5K Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Rayuan Mantan Kekasih Suamiku

Rayuan Mantan Kekasih Suamiku

Bertambah tantrum saat tahu kalau tangannya terikat. "Kalian, lepaskan aku! Aku mau mati dari pada harus sakit begini! Argghh!" Kepalanya kembali merasakan sakit yang begitu dahsyat. Dia berteriak kesakitan. "Akhh! Argghh! Lepas! Aku mau mati saja!" "Tenang, Mbak. Anda harus tenang. Anda tidak boleh berpikir berat dan emosi. Karena akan memperparah kondisi."
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sebuah penyakit yang mengantarkan Bunga ke batas tipis antara hidup dan kematian. Nicho merasa dunianya berhenti berputar. Ia mengerjap meneliti wajah Citra yang tertunduk disana. Bibirnya kelu. Air mata mulai menggenang menyibak netranya. Ia merasa semuanya begitu gelap. Penyakit itu... bukankah itu penyakit yang akan mengantarkan istrinya ke kematian? "Apa masih ada harapan?" Tanya Bunga.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

Ku lirik Renata yang masih tenang tak ada ekspresi apapun di wajahnya. "Mang, apa gak bisa lebih cepat?" kataku gelisah. "Kalau mobil ini lambat sampai Rumah Sakit, paling Ibumu yang mati tapi kalau nabrak, kita semua yang mati," katanya datar. 'A**u, awas aja kalau ada kesempatan, ku kirim kamu ke neraka,' kataku dalam hati. Enteng sekali dia bicara seperti itu pada Ibuku. "Kok kamu ngomongnya gitu?" kataku kesal. Sungguh rasanya ingin ku cekik wanita ini sekarang juga.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 924 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Madu Suamiku

Madu Suamiku

"Jangan berkecil hati le, Semangat. Mungkin dengan adanya sakitmu itu jadi teguran karena perbuatan kamu, dan supaya kamu bertobat, Le. Agama jangan di pakai di bibir saja tapi juga di hati." "Jadi... Pada akhirnya aku juga akan mati perlahan karena penyakit ini buk?" "Ya, semua manusia juga ujungnya kematian kan Le?" Glek, Dimas tampak menelan ludah mendengar kalimat ibunya yang terdengar ngilu. "Buk, bun*h saja aku, Buk!" "Heh, Eling... Kamu ini di tegur Allah biar ingat sama Allah. Ayo semangat, kamu pasti bisa lewatin semuanya."
8.220.3K viewsCompletedAdded to Library 548 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Merasa diabaikan, dia memilih menusuk tubuhnya sendiri dengan alat peraga di panggung. Dia meninggal seketika. Di pemakamannya, aku sangat sedih, tetapi kedua kakakku memelukku erat dan menghiburku. "Jangan salahkan dirimu, setidaknya kamu masih selamat." Namun, pada malam itu juga, mereka mengikatku dan mengirimku kepada sekelompok pemabuk. Di tengah kegelapan, mata kakak sulungku bersinar menyeramkan. "Kenapa kamu masih punya nyali untuk hidup di dunia ini?"
8.1K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as ingat mati ingat sakit
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status