Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Dalam Pesona

Terjebak Dalam Pesona

“Yang kamu cari adalah diri kamu sendiri.” Lia menghapus air matanya dan berdiri. Ia tahu bahwa ketakutan ini tidak akan hilang dalam semalam. Tetapi, ia juga tahu bahwa ia tidak bisa terus membiarkan ketakutan itu menguasainya. Keesokan harinya, Lia kembali ke kafe dengan tekad yang lebih kuat. Ia bekerja lebih keras, tersenyum lebih sering, dan mulai membangun hubungan dengan pelanggan yang datang. Sedikit demi sedikit, ia merasa seperti menemukan bagian dari dirinya yang pernah hilang.
10862 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as inspired
Read
+Library
YOU

YOU

Andiradira Oke, gue sebentar lagi sampe. Aluna memainkan smartphone nya untuk mengusir rasa bosan, membuka aplikasi I*******m dan melihat-melihat postingan teman-temannya di dunia maya. Berselang 5 menit kemudian Andira terlihat memasuki coffee shop, gadis itu mengenakan gamis hitam dan khimar navy bermotif bunga-bunga. Aluna tersenyum dan melambaikan tangan, Dira yang melihat itu pun langsung menghampiri Aluna. “Assalamu’alaikum” Sapa Dira.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as inspired
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Seperti terbang dengan keris, menusuk batu, membelah angin, melempar keris ke suatu tempat hingga kembali lagi seperti bomerang, atau hal lain yang tidak pernah Segara lihat sebelumnya di dunia nyata Pertunjukkan kekuatan Raden Kamandraka di dalam mimpi jelas sekali memberi inspirasi tersendiri untuk Segara. Dia jadi bisa belajar teknik-teknik baru dalam menggunakan sebuah keris dengan cara yang tidak biasa. Sehingga bisa dikatakan bahwa Segara mempelajari banyak hal dari Raden Kamandraka, meskkipun itu terjadi di alam mimpi.
9.947.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as inspired
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
REFLECTION

REFLECTION

“Gadis miskin penjual korek api. Waow, kamu suka membaca buku-buku tipuan seperti ini.” Seledri tidak senang bacaannya dikomentari. Ia pun membalas, “Itu bukan buku tipuan. Dongeng Disney dan sejenisnya mengajarkan kita tentang kebaikan dan juga harapan.” “Aku beritahu padamu tentang satu hal, Sel. Tidak ada yang namanya keajaiban. Di dunia ini hanya mengenal kerja keras. Aku kadang heran mengapa Cindirella begitu lancangnya melanggar aturan Ibu tirinya untuk pergi ke pesta dansa.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as inspired
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthuseres
lagi, air mata berlomba-lomba menghujani pipi. "Jangan menangis lagi Kesya. Air mata tidak cocok untuk menghiasi wajah cantik mu ini." dengan lembut ibu jari Adrian kembali menghapus air mata Kesya. "Kau itu bunga Kesya, bunga yang sangat indah. Kau seperti bunga teratai, walau hidup di tengah lumpur kotor namun cantikmu tetap bersinar menjadi penyejuk di kala mata menatap jijik lumpur itu. Kau wanita yang kuat, hebat, mandiri. Tidak ada wanita yang seperti dirimu di dunia ini. Kau harus percaya meskipun bunga teratai tidak tumbuh di taman sama seperti bunga yang lain, bukan berarti dia tidak bunga, dia tetaplah bunga, bahkan jauh lebih hebat dibanding bunga yang lain, seperti halnya dirimu.
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 390 Times as inspired
Read
+Library
Penjaga Idaman

Penjaga Idaman

Shena mengangguk pasrah. “Ya, seperti itu kalau kau tahu. Ada mobil yang bisa melewati jalanan itu, tetapi bukan mobil biasa. Kebanyakan mobil 4WD. Aku yakin kau tahu apa itu mobil 4WD,” jelas Kastara. Dan lagi-lagi gadis itu mengangguk pasrah. Kastara tersenyum penuh rahasia melihat kegelisahan gadis itu. Dia tidak tahu kalau candaannya akan membuat gadis itu terpukul seperti ini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as inspired
Read
+Library
Pengagum Rahasia

Pengagum Rahasia

Pria itu terdiam sejenak, Rara membawa mobilnya dengan penuh pesona membuat Rian terpana. Rian menyadarkan dirinya, kenapa dia malah terpesona pada Rara? Dia harus segera pergi dari sini dan tiba lebih cepat dari pada Rara ke kantor. “Sepertinya aku sudah melakukan hal yang bodoh,” pria itu bergumam sendiri. Bayangan akan Rara yang mempesona kerap kali muncul dalam pikirannya dan itu membuatnya merasa aneh. ...
102.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as inspired
Read
+Library
Playboy Insyaf

Playboy Insyaf

Bab dua "Niat itu berasal dari hati, disemangati oleh jiwa, dan diwujudkan oleh raga" Usai ditinggalkan dua wanita dalam waktu bersamaan, tak membuat Fatih patah arang. Baginya Itu merupakan sebuah resiko, karena telah nekad menerima cinta Chyntia serta mengajaknya jalan. Sangat pantas jika Anita marah dan seketika memutuskan hubungan sepihak.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as inspired
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

"Ingat malam-malam di Eden... ingat bagaimana kau mengklaimku sebagai milikmu! Jangan biarkan dia menghapus siapa kita!" Sentuhan Valerie bertindak sebagai katalisator terakhir. Arka menemukan fokusnya. Dengan satu hentakan kehendak yang murni, Arka membalikkan aliran energi. Ia tidak lagi menyerap energi The Overseer; ia menyuntikkan "virus" emosinya ke dalam kesadaran dingin sang pencipta. Arka mengirimkan rasa sakit, nafsu, amarah, dan obsesi manusiawi yang meledak-ledak ke dalam pikiran mesin sang Arsitek.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as inspired
Read
+Library
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

“Makan dulu. Ini bukan makanan berat. Otot otak kamu enggak bisa kerja hanya menggunakan pride doank.” Cantik menatap Ezra sekilas, lalu membuka mulutnya. Sambil mengunyah, ia menatap layar kosong sesaat. “Menurut kamu, pitch ini cukup untuk membuat mereka mempercayai kita?” Ezra menoleh. “Pitch ini cukup kuat. Tapi yang bikin mereka percaya … bukan datanya.” “Lalu apa?” “Kamu.” Ezra menatap lurus. “Karena kamu tahu apa yang kamu bangun. Dan kamu enggak menjual mimpi. Kamu menjual visi—dan kamu sendiri adalah bukti hidupnya.”
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 484 Times as inspired
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status