Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FEMININ

FEMININ

Seakan matanya penuh dengan kobaran emosi. "Lo apa apaan? Mau sok jadi jagoan?" "Maaf, Tuan. Tapi sikap Tuan tidak benar. Kasian Ina, sampai ketakutan seperti itu" "Gue gak peduli. Lo gak usah ikut campur, gue ngajarin pelayan gue buat gak semena mena tanpa perintah dari gue. Dan sekarang Lo bersihin ini semua"
4.8K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as insulted
Read
+Library
agneslovely2014
Kaget pas liat di rak buku statusnya tamat. Beberapa hari sibuk langsung baca marathon 10 bab wkwkwk. Seneng endingnya liat Aurora Borealis, aku pecinta aurora juga soalnya. Semoga kelak bisa dapet cowok yang kayak Ian, perfect bgt buat dijadiin suami sekalipun emotionless dari luar. But, HOT inside
arul.tuanaya
Ahaha Anjir Udha ngga tau lagi gua bucinya Ian Udha kek orng linglung di Ksi kecubung baru ngantarin kei pdkt ke temannya Udha langsung di tinggalin tmpa harus berpikir apa ngga akan terjadi apa"sama kei berhubungan Bru aja sama"kenal ahaha
Read All Reviews
Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti

Rudi pulang dengan amarah meluap-luap. Ia masih sakit hati atas perlakuan Bram padanya tanpa bisa membalas. Sakit. Tangannya masih mengepal, bahkan sesekali ia pukulkan pada jok mobil. "Ah, sialan!" pekiknya dengan raut wajah memerah penuh emosi. Sopirnya hanya diam, ia lebih fokus pada kendali setir walau sesekali melihat majikannya dari kaca spion dalam. Tak dimungkiri ada perasaan ingin tahu kenapa saat ini sang majikan bisa semarah itu.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 251 Times as insulted
Read
+Library
Cliche

Cliche

Alih-alih marah dan meluapkan kekesalan, dia justru memendamnya. "Semua laki-laki berengsek! Mereka suka mempermainkan perasaan perempuan! Semuanya sama!" Teriakan Lee Yoona membuat seluaruh pandangan pengunjung tertuju padanya. Aku pun berusaha menenangkannya. Namun, Lee Yoona tetap tidak terkontrol.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as insulted
Read
+Library
Obsessed

Obsessed

“Kita satu kelompok.” “Hmm.” Hmm. Alina mulai merasakan api kecil itu lagi. “Maksud kamu apa?” “Nggak apa-apa.” “Lingga.” “Aku cuma nanya.” “Dengan nada kayak gitu?” “Nada apa?” “Yang kayak kamu nggak suka.” “Aku nggak bilang aku nggak suka.” “Tapi kamu insinuasi.” “Lin, aku cuma merasa aneh.”
940 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as insulted
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

cibir Miranda dengan jahat. Misha mengetatkan rahangnya menahan emosi. Tapi ternyata Andreas merespon lebih cepat. "Kau tahu aku benci kasar pada perempuan. Tapi jika kau tak berhenti menghina Misha, aku tak keberatan berlaku kasar padamu!" desis Andreas dengan kesal. Miranda mendelik tajam dan menatap Misha dengan penuh kebencian.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as insulted
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Part 5 "Aaaak." Stela berteriak kesakitan ketika rambutnya dijambak oleh seseorang. "Berani sekali kau menjatuhkan hukuman kepada anakku. Kau pikir dengan siapa kau berhadapaan hah!" "Aaaak." Stela semakin meringis kesakitan ketika rambutnya semakin kuat dijambak.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as insulted
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Kenapa dia malu-malu kucing seperti itu. “Dasar bodoh!” hardik Sarah pada dirinya sendiri. . . . . .
2.2K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as insulted
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

"Duduk di sini ...." 3 kata untuk sebuah pernyataan itu membuat Rio mendapat tabokan pedas pada salah satu pahanya. Matanya membola. "Loh, kok, aku dipukul, sih? Parah banget kamu, baru nikah aja udah kdrt. Parah ...." Rio pundung. "Ih maaf, sakit, ya? Abisnya kamu godain aku terus, sih. Sengaja, 'kan, mo bikin aku tambah malu?" sulut Naya.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 115 Times as insulted
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Byakta membuat wajah Speranza memucat. "Ha?" Byakta tertawa melihat wajah Speranza yang begitu pucat. Speranza mengerutkan dahinya melihat Byakta yang tengah tertawa. "Ada apa?" tanya Speranza polos. "Aku hanya bercanda, mengapa reaksimu berlebihan seperti itu?" Byakta kembali tertawa hingga membuat Speranza kesal. Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as insulted
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status