Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SPERANZA

SPERANZA

tanya Byakta membuat wajah Speranza memucat. "Ha?" Byakta tertawa melihat wajah Speranza yang begitu pucat. Speranza mengerutkan dahinya melihat Byakta yang tengah tertawa. "Ada apa?" tanya Speranza polos. "Aku hanya bercanda, mengapa reaksimu berlebihan seperti itu?" Byakta kembali tertawa hingga membuat Speranza kesal. Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as insulted
Read
+Library
Hurt You

Hurt You

sindiran Yusron mampu membuat Zee mengalihkan pandangan dan dibalas dengan senyuman oleh Yusron “ada pelanggan yang komplain mengenai menu barusan masalah rasa yang katanya asin padahal sudah kami tes ulang tidak ada yang asin, bisa kamu bantu tangani?.” Zee mengikuti Yusron untuk bertemu dengan pelanggan yang komplain, Erland menatap Zee bersama Yusron bergantian dan Zee memberi kode untuk tetap di tempat. Zee terkejut dengan kenyataan di mana Yusron membawanya ke tempat pria yang tadi menatap dirinya tajam dan kali ini tatapan mereka bertemu membuat Zee harus bisa mengendalikan emosinya, beberapa kali menarik dan menghembuskan nafas perlahan sebelum berada di hadapan pria tersebut. “Maafka
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as insulted
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Itu adalah ucapan Olive yang didengarnya sebelum Callis beranjak dari sana. Dengan air mata yang menggenang, Callis membuat surat pengunduran diri. Callis harus berkali-kali membenarkan ketikannya yang salah karena matanya buram dengan air mata. Dadanya terasa sesak. Beberapa waktu lalu, Callis merasa dunianya indah karena ucapan Victor. Nyatanya, ucapan itu hanya ucapan semu karena adanya gairah nafsu di antara mereka berdua. Callis terlalu naif untuk bisa menginterpretasikannya
106.3K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as insulted
Read
+Library
Ketulusan Hati  Istri Yang Tersakiti

Ketulusan Hati Istri Yang Tersakiti

PUG! Seseorang memukul kepala belakang Kelvin yang membuat Kelvin kesakitan. Kelvin menoleh tenyata itu adalah Yando, teman satu sel. Raut wajah Yando begitu tajam seakan ingin mengajak Kelvin untuk berduel. Namun, Kelvin yang merasa malas untuk marah memutuskan untuk tidak tersulut emosi. “Ada apa Tando?” tanya Kelvin dengan santai meskipun masih merasakan kesakitan teramat sakit.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as insulted
Read
+Library
HURT

HURT

Terkejut dengan apa yang dikatakan Sung Jae. “Kenapa malah terkejut? Memangnya aku tidak pantas ya disebut OPPA?” protes Sung Jae seraya menekankan kata ‘oppa’. Kedua pipinya menggembung. Persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. “Bu-bukan begitu.” Ae Ri mengoyang-goyangkan kedua tangannya. Panik. “Lantas kenapa?” Sung Jae menyilangkan kedua tangannya di dada. Matanya menatap tajam pada Ae Ri. “Aku kan lebih tua dua tahun darimu. Jadi, pantas dipanggil ‘oppa’, kan?”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as insulted
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

"What for you said thanks, i was ruined your day?" "Untuk semuanya, terutama untuk tidak menyentuhku," Nay menunduk, ada nada sedih dan luka yang dalam dalam ucapannya. Mishal terkekeh pelan, dia tersipu, "truly i have to said that i'm dying on you but i don't know i feel really bad when i saw you collapse." Nay hanya tersenyum tipis, ada kilat marah di bola matanya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as insulted
Read
+Library
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Sial! ^^^^^^
106.0K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as insulted
Read
+Library
ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

Namun, bukannya senang dan mendukung, ibu mertua dan suami malah tega mem-bullyku habis habisan dengan menyebutku rakus, gendut dan lain lain sebutan yang menyakitkan hati. Padahal kalau aku lihat di kaca, tubuhku tidaklah semengerikan seperti kata mereka meski memang jauh lebih berisi dibandingkan saat masih gadis dulu. Tapi apa dengan begitu, ibu dan Mas Arif lantas berhak mengejek dan mem-bullyku habis habisan seperti ini? Aku rasa tidak! *****
1034.8K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as insulted
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Arjuna tertawa riang, teriakan Safa seperti nyanyian indah yang menghiburnya malam ini sehingga Arjuna sengaja melepas kain penutup yang membungkam bibirnya tadi. "Dasar iblis! Tidak bermoral! Kau sama sekali tidak pantas disanjung! Dasar lelaki jahat!" Umpatan terdengar lemah dari bibir pucat itu. "Semoga tuhan menghukummu!" Arjuna yang sudah dirasuki mendorong tubuh Safa ke tembok, menyentuh ranum bibir Safa dengan bibir tipisnya. Safa merasakan bibirnya sedang bersentuhan dengan es yang sangat dingin, juga bau alkohol yang semakin tak terkendali menguar di hidungnya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as insulted
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Prita hanya ingin mengejeknya sampai puas. Kiara sengaja menyenggol bahu Prita keras-keras begitu dia melenggang meninggalkan Prita yang sedang menyunggingkan senyuman penuh kemenangan. Sementara perasaan malu serta kesal masih memenuhi dada Kiara. Prita balik badan, memandang Kiara yang pergi menjauh. “Dasar. Udah jatuh miskin tapi masih sombong pula!”
1038.0K viewsCompletedAdded to Library 836 Times as insulted
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status