Isaac jangan ghosting
Suaranya khas laki-laki dewasa, terdengar berat, tapi milik Isaac lembut saat sampai ke telinga Chelsea, membuat gadis yang masih dengan posisi telentang kini membuka matanya secara perlahan.
"Namaku Isaac, Isaac Davidson," sambung Isaac lagi. Dia mulai berani merangkai lalu mengucapkan sepatah kalimat.
Chelsea tersenyum manis, dia senang akhirnya bisa mengetahui nama teman bermainnya itu. "Isaac, besok mau main lagi sama aku?" tawar Chelsea. Gadis itu merubah posisinya ke samping, menghadap Isaac.
"Nggak tahu," jawab Isaac. Dirinya tidak bisa memastikan karena Isaac masih belum bisa mengontrol kapan bersinnya datang.
Bab Populer